Jumat, 27 Mar 2020 09:05 WIB

Tegal Lockdown, Twitter Heboh!

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Masjid Agung Kota Tegal Suasana masjid agung dan alun-alun Tegal pagi ini (Imam Suripto/detikcom)
Jakarta -

Kota Tegal memutuskan lockdown untuk mencegah penyebaran virus corona. Publik pun langsung ramai dengan pro dan kontra di Twitter.

Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono memutuskan Tegal melakukan lockdown lokal pada 30 Maret-30 Juli 2020. Ada 49-50 titik yang akan ditutup beton. Hal ini untuk mencegah penularan virus corona ke Kota Tegal.

"Ini kita terapkan (local lockdown) karena status kota Tegal sekarang zona merah COVID-19. Kita ingin melindungi warga kota Tegal dari virus Corona," ujar Dedy Yon, Kamis kemarin.


Memang, banyak warga Tegal yang merantau di Jakarta. Mereka pun diimbau tidak mudik tahun ini. Karena banyaknya perantau di Jakarta yang punya banyak kasus positif COVID-19, tak ayal lock down ini menimbulkan keriuhan di Twitter.

Dipantau detikINET, Jumat (27/3/2020) pagi, Tegal sudah melesat ke atas trending topic, Twitter di Indonesia. Ada 28 ribu tweet soal Tegal dan berisi pro dan kontra.

Ada yang mendukung langkah Tegal dan dibandingkan dengan kepala daerah lain, tapi ada juga yang tidak setuju dengan lockdown itu. Sebagian mencoba meluruskan informasi, bahwa penutupan ini adalah jalan protokol dan alun-alun, bukan sesuatu yang menghebohkan. Kalau detikers, bagaimana pendapatnya?





Simak Video "Begini Suasana Tegal Setelah Wali Kota Putuskan Local Lockdown"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/fay)