Selasa, 04 Feb 2020 16:25 WIB

Elon Musk Buka Lowongan Kerja di Tesla, Lulusan SMA Boleh Daftar

Virgina Maulita Putri - detikInet
Elon Musk founder, CEO, and chief engineer/designer of SpaceX speaks during a news conference after a Falcon 9 SpaceX rocket test flight to demonstrate the capsules emergency escape system at the Kennedy Space Center in Cape Canaveral, Fla., Sunday, Jan. 19, 2020. (AP Photo/John Raoux) Elon Musk dan Tesla Buka Lowongan, Lulusan SMA Boleh Mendaftar Foto: AP
Jakarta -

Elon Musk sedang membuka lowongan pekerjaan untuk divisi kecerdasaan buatan (artificial intelligence/AI) Tesla. Siapa pun dibolehkan mendaftar, bahkan untuk mereka yang hanya lulusan SMA.

Lowongan pekerjaan ini diumumkan Musk lewat akun Twitter pribadinya. Dalam cuitannya, Musk mengatakan divisi AI nantinya akan langsung melapor kepadanya setiap hari.

"Bergabunglah dengan AI di Tesla! Divisi ini langsung melapor kepada saya dan kita bertemu/email/chat/berkirim pesan hampir setiap hari," tulis Musk lewat akun Twitter-nya, yang dikutip detikINET dari CNBC, Selasa (4/2/2020).

Musk menambahkan untuk bekerja di divisi AI Tesla tidak dibutuhkan lulusan jurusan tertentu. Bahkan ia tidak peduli jika lulusan SMA ingin mendaftar.

"Gelar PhD tentu tidak dibutuhkan. Saya bahkan tidak peduli jika kalian lulusan SMA," sambung Musk lewat cuitannya.

Pria berusia 48 tahun ini justru mencari orang yang paham banyak tentang AI. Walau latar belakang pendidikan dipandang Musk sebagai sesuatu yang tidak relevan, semua kandidat yang mendaftar harus bisa menyelesaikan ujian coding yang sukar.

Kandidat yang terpilih nantinya akan bergabung dalam divisi AI yang bermarkas di San Fransisco, California atau Austin, Texas. Mereka juga bisa ditempatkan di salah satu Gigafactory milik Tesla yang saat ini berada di Amerika Serikat dan China.

Musk juga mengatakan bahwa Tesla selalu merekrut teknisi berbakat dari seluruh penjuru dunia. Jadi lowongan ini tidak terbatas untuk warga negara AS saja.

Musk memang tidak memandang gelar sarjana sebagai sesuatu yang penting. Dalam wawancara dengan media Jerman, Auto Bild, pada 2014, ia bahkan mencontohkan Bill Gates dan Steve Jobs yang tidak lulus kuliah tapi tetap sukses membangun perusahaan bernilai.

"Jika seseorang lulus dari universitas bergengsi, itu bisa jadi indikasi mereka mampu melakukan banyak hal yang hebat, tapi itu belum tentu demikian," kata Musk.

"Jika kalian lihat orang-orang seperti Bill Gates atau Larry Ellison, Steve Jobs, orang-orang ini tidak lulus kuliah. Tapi jika kalian memiliki kesempatan untuk memperkerjakan mereka, tentu saja itu akan menjadi ide yang baik," sambungnya.



Simak Video "Elon Musk Rilis Lagu EDM, Gimana Jadinya?"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)