Hoax Virus Corona Bertebaran, Facebook Cs Ambil Tindakan

Hoax Virus Corona Bertebaran, Facebook Cs Ambil Tindakan

Fino Yurio Kristo - detikInet
Sabtu, 01 Feb 2020 13:02 WIB
Apa yang Terjadi Setelah WHO Nyatakan Virus Corona Sebagai Darurat Global?
Kostum untuk melindungi dari virus corona. Foto: ABC Australia
Jakarta -

Beragam hoax tentang virus corona bertebaran di internet. Facebook pun mengambil tindakan dengan menghapus beragam klaim tidak benar soal corona ataupun teori lain yang tak terbukti kebenarannya.

"Kami akan menghapus konten dengan klaim palsu atau teori konspirasi yang telah ditandai oleh organisasi kesehatan dan otoritas dan bisa menyebabkan bahaya bagi mereka yang mempercayainya," tulis Kang Xing Jin, Head of Health Facebook.

Konten yang dihapus misalnya pengobatan virus corona yang tidak benar atau informasi membingungkan. Konten di Instagram juga diawasi sehingga yang muncul adalah informasi kredibel.


YouTube yang kepunyaan Google bakal mempromosikan video dari sumber terpercaya soal virus corona. Misalnya dari pakar kesehatan terpercaya atau media kredibel.

Selain Facebook, Google dan Twitter melakukan pula langkah serupa. Dikutip detikINET dari CNN, Google menyatakan jika orang mencari konten soal corona, akan ada update dari WHO.

Sedangkan Twitter akan mendorong user yang mencari soal virus corona untuk mengunjungi channel resmi tentang wabah tersebut. Diharapkan, yang tersaji adalah fakta sebenarnya.

Virus corona sendiri sudah mengakibatkan korban tewas lebih dari 200 orang dan penderita sekitar 9.800 orang. Selain di China, virus itu sudah menyebar ke berbagai negara.

Hoax Virus Corona Bertebaran, Facebook Cs Ambil Tindakan


Simak Video "Pasien Corona di Mamuju Kabur: Dijemput Petugas, Dilawan Keluarga!"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fyk)