Rabu, 29 Jan 2020 21:56 WIB

Strategi Tepat Sasaran Jadi Kunci Domain .id Meroket

Agus Tri Haryanto - detikInet
Domain .id Ilustrasi domain .id. Foto: Istimewa
Jakarta -

Penggunaan nama domain .id dilaporkan meningkat signifikan. Bahkan, jumlah pemilik domain .id itu melampaui 'saudaranya' yang sudah lebih dulu dipasarkan.

Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) sebagai registrasi top level domain lokal mengatakan, pada tahun lalu pengguna domain .id naik 45% menjadi 135.812 nama dibandingkan tahun sebelumnya.

Disebutkan Pandi, jumlah domain .id tersebut lebih tinggi daripada domain co.id yang lebih dulu dipasarkan. Ketua Pandi Yudho Giri Sucahyo menjelaskan, pertumbuhan ini akibat tren pemakaian nama domain sebagai langkah yang tepat untuk fokus ke dunia digital.

"Saat ini nama domain mengalami pergeseran makna, menjadi sesuatu yang sangat penting dan bernilai. Dari hanya sebatas alamat internet yang menggantikan alamat IP, menjadi kewajiban untuk melindungi merek di dunia maya," ujar Yudho dalam keterangannya yang diterima detikINET, Rabu (29/1/2020).

Menurut Yudho, seiring dengan perkembangan teknologi yang dinamis, masyarakat lebih suka sesuatu yang serba instan dan singkat, termasuk nama domain Top Level Domain (TLD) dibandingkan SLD (Second Level Domain).

Lebih lanjut, Yudho mengatakan karena secara struktur kata lebih pendek, sehingga lebih mudah diingat orang. Hal inilah yang menjadi alasan pertumbuhan pengguna domain .id semakin signifikan setiap tahun.

Alasan lain yang membuat meningkatnya domain .id adalah kemudahannya. Selain itu, pendaftaran domain .id kini semakin mudah karena tidak lagi memerlukan unggahan dokumen.

Berdasarkan data Pandi per April 2019, pengguna domain .id mencapai 111.059 nama. Jumlah ini menyalip jumlah pengguna domain co.id yang tercatat 110.111. Padahal pada bulan sebelumnya (Maret), jumlah nama domain .id masih tertinggal dibandingkan co.id. Sekedar informasi, domain co.id hadir lebih dulu bahkan sebelum Pandi berdiri pada 2007, sedangkan domain .id baru lahir pada 2014.

Kata Yudho, domain .id juga populer, karena sangat cocok untuk pengguna baik di dalam negeri maupun luar negeri. Baik untuk kebutuhan personal, perusahaan, organisasi, dan lain-lain. Inilah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi penggunanya.

"Domain .id bisa dibilang seksi karena merepresentasikan Indonesia, tapi juga bisa merepresentasikan ide, identitas, dan international domain," pungkas Yudho.

Selain mengelola domain .id dan co.id, Pandi juga mengelola domain go.id, ac.id, net.id, sch.id, biz.id, desa.id, my.id, net.id, or.id, mil.id, web.id, dan ponpes.id.



Simak Video "Ini 2 Aplikasi yang Dapat Bantu Pantau Banjir"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)