Rabu, 15 Jan 2020 12:34 WIB

20 Tahun Pensiun, Kenapa Bill Gates Masih Super Kaya?

Fino Yurio Kristo - detikInet
Bill Gates saat masih di Microsoft. Foto: Getty Images
Jakarta - Tepat 20 tahun silam, yaitu pada tahun 2000, Bill Gates lengser dari posisi CEO Microsoft, perusahaan yang ia dirikan bersama Paul Allen di 1975. Dua dekade berselang, ia tetap manusia super kaya. Bagaimana bisa?

Menurut Forbes, harta terkini Bill di kisaran USD 109 miliar. Padahal selain sudah pensiun, dia juga banyak beramal di yayasan Bill & Melinda Foundation, sampai miliaran dolar.

Kekayaannya masih berlimpah karena beberapa faktor. Pertama, Bill masih punya saham Microsoft walau cuma 1%. Di bawah kepemimpinan CEO Satya Nadella, Microsoft makin berkibar dan nilai perusahaan itu meroket.


Maka, dikutip detikINET dari Newsweek, 1% saham Microsoft itu nilainya sekitar USD 7 miliar. Selain saham, yayasan Bill & Melinda Gates Foundation ternyata diperhitungkan.

Aset yayasan itu dihitung senilai USD 40 miliar. Di sisi lain, Gates punya entitas bisnis yang disebut Cascade Investments untuk mengatur investasi dengan kekayaannya.

Melalui Cascade, Gates antara lain memiliki 47% saham hotel Four Seasons. Ada pula saham Berkshire Hathaway, perusahaan milik sobatnya, Warren Buffet.

"Gates mendirikan Microsoft, pembuat software terbesar dunia dan memiliki 1% sahamnya," begitu penjelasan Forbes.

"Sisa dari kekayaannya dikendalikan melalui Cascade Investments, yang mengontrol saham di lusinan perusahaan publik termasuk Canadian National Railway, Deere dan Ecolab," tambah mereka.



Simak Video "Bill Gates Sumbang USD 100 Juta untuk Bantu Tangkal Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fyk)