Minggu, 01 Des 2019 18:06 WIB

Komputer Kuantum, Masa Depan Teknologi yang Dahsyat

Fino Yurio Kristo - detikInet
Sandoko Kosen. Foto: istimewa Sandoko Kosen. Foto: istimewa
Jakarta - Komputer kuantum punya kehebatan besar sehingga raksasa teknologi semacam Google dan Microsoft giat mengembangkannya. Bahkan akhir September silam, Google mengklaim telah mencapai apa yang disebut sebagai supremasi kuantum.

Pada intinya, komputer kuantum mampu melakukan penghitungan atau pemrosesan data yang luar biasa cepat, tidak dapat ditandingi komputer super yang ada saat ini. Nah, Google mengklaim telah mewujudkan pencapaian itu.

"Komputer kuantum hanya butuh waktu 3 menit kalkulasi dibandingkan 10 ribu tahun dengan superkomputer terbesar saat ini. Jadi, ada problem dunia butuh penyelesaian 10 ribu tahun sedangkan usia kita kan di bawah 100 tahun, dengan komputer kuantum itu bisa jauh lebih cepat," sebut Sandoko Kosen, DPhil dari Oxford University.


Berbincang dalam acara Big Questions Forum VI. Innovator 4.0 Indonesia, teknologi kuantum merupakan babak selanjutnya dari cabang ilmu fisika. Fisika kuantum yang merupakan bagian dari fisika modern mengamati material sampai level yang paling kecil, yaitu atom.

Penerapannya pada revolusi tahap pertama sudah dirasakan umat manusia, dari komputer dan ponsel, peralatan medis, sampai lampu LED hemat energi. Selanjutnya, sedang dikembangkan implementasi dalam bidang komputasi masa depan, komunikasi lebih aman ataupun optimasi berbagai sistem seperti logistik dan keuangan.

Saat ini, berbagai negara besar berlomba mengembangkan teknologi kuantum dengan dukungan dana besar. Sebut saja Amerika Serikat dengan anggaran USD 1,2 miliar, China USD 987 juta sampai Inggris dengan uang USD 1 miliar.

Komputer Kuantum, Masa Depan Teknologi yang Dahsyat

Selanjutnya
Halaman
1 2 3