Rabu, 16 Okt 2019 14:34 WIB

Gandeng KAI, Layanan Antar Kirim Barang Gojek Didukung Kereta Api

Adinda Purnama Rachmani - detikInet
Foto: Dok Gojek Foto: Dok Gojek
Jakarta - Gojek bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) dalam layanan pengiriman barang terintegrasi. Hal itu dilakukan untuk memperkuat ekosistem digital dan layanan perkeretaapian.

"Sebagai pemain teknologi terdepan di Indonesia kami sangat bangga dapat menghadirkan layanan digital terintegrasi bagi KAI dan pelanggan. Ruang lingkup kerjasama ini akan meliputi moda transportasi terintegrasi, angkutan barang berbasis kereta api, pembayaran digital, pemanfaatan aset komersial, dan penempatan konten untuk meningkatkan kunjungan pengguna ke masing-masing aplikasi Gojek maupun KAI," ucap Chief Public Policy and Government Relations Gojek Dyan Shinto Nugroho dalam keterangannya, Rabu (16/10/2019).


Shinto mengatakan pihaknya sangat bangga dapat menghadirkan layanan digital terintegrasi KAI dan pelanggan yang akan meliputi moda transportasi integrasi, angkutan barang, dan pembayaran digital. Kerja sama ini diharapkan dapat memberi dampak positif kepada para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan juga pengguna.

Selain itu Gojek-KAI juga dapat terus bersinergi dan meningkatkan experience untuk memudahkan pengguna kereta api dalam melakukan transaksi dan pengiriman barang.

"Dengan adanya kolaborasi ini, Gojek dan KAI dapat membangun sinergi untuk terus meningkatkan customer journey experience untuk para pelanggan di berbagai layanan-layanan yang dimiliki oleh kedua perusahaan," tambah Shinto.

Sebagai pelopor layanan on-demand, Gojek dengan layanan GoSend dan GoBox dapat menyelesaikan kebutuhan sehari-hari para pengguna seperti kebutuhan pindah rumah, bisnis hinga logistik. Saat ini Gojek pun sudah bekerjasama pengiriman dengan 100 mitra bisnis termasuk e-commerce.

"Melalui layanan GoSend dan GoBox yang memungkinkan pengguna untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan sehari-hari dari pindah rumah, memfasilitasi pengiriman antar bisnis, dan bahkan memungkinkan logistik acara, saat ini layanan tersebut telah memiliki 100 mitra bisnis, termasuk para pemain e-commerce utama. Selain itu, melalui integrasi dengan mitra kami, kami telah mencapai tonggak sejarah pencapaian lebih dari 1 juta penjual atau pengirim unik per Juni 2019," ucap Shinto.

Sementara itu Direktur Utama KAI Edi Sukmoro mengatakan selama ini komunikasi antara Gojek dan KAI sudah berjalan dengan baik. Penandatanganan MoU ini sebagai bentuk penegasan dan komitmen kedua belah pihak untuk saling membuka peluang dan penjajakan kerja sama yang lebih komprehensif.


Selanjutnya, MoU ini akan dijadikan dasar dari kerja sama supaya masing-masing produk maupun layanan dapat saling menukar data atau informasi yang nantinya akan dirumuskan dalam rencana bisnis, pembuatan tim bersama dan perjanjian kerja sama.

"Sebagai aplikasi yang telah digunakan oleh jutaan konsumen di Indonesia, kami menyambut baik rencana kolaborasi ekosistem Gojek dengan KAI. Kami berharap dapat memberikan pengalaman yang lebih baik untuk para konsumen KAI dan Gojek, baik itu melalui moda transportasi yang terintegrasi, layanan pengiriman barang, pembayaran, dan juga berbagai inovasi lainnya. Hal ini sejalan dengan visi KAI yaitu menjadi penyedia jasa perkeretaapian terbaik yang fokus pada pelayanan pelanggan," tutup Edi.

Simak Video "Tekan Pengeluaran Mitra Driver, Gojek Luncurkan Pojok Swadaya"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/fay)