Minggu, 13 Okt 2019 17:21 WIB

Kenalkan Dunia Animasi ke Masyarakat lewat Animpiade

Pradito Rida Pertana - detikInet
Foto: detikINET/Pradito Rida Pertana Foto: detikINET/Pradito Rida Pertana
Bantul - Animpiade ketiga kembali digelar di Yogyakarta. Mengusung tema 'Animation for all', kegiatan tersebut ingin mengajak masyarakat untuk mengenal dunia animasi, industri animasi dan bagaimana berkarir di industri animasi.

Direktur Animpiade Hanitianto Joedo mengatakan, bahwa Animpiade 2019 sendiri adalah tempat berkumpulnya para pelaku animasi di Indonesia, di mana acara tersebut mulai berlangsung hingga Minggu (13/10/2019).

"Jadi, kegiatan ini adalah festival animasi ketiga yang tujuannya membangun apresiasi masyarakat terhadap animasi. Selain itu, ini (Animpiade) jadi sumbangsih kita untuk memberikan pengetahuan, memberikan wawasan terhadap bagaimana proses animasi, pendidikan animasi, bagaimana profesi dan bisnis animasi bisa dilakukan masyarakat," ucapnya saat ditemui di Jogja Expo Center (JEC), Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul.


"Dan, semoga apa yang kami selenggarakan ini bisa mengembangkan industri animasi di Indonesia," ucapnya menambahkan.

Lanjut Joedo, untuk tema yang diusung dalam Animpiade 2019 ini adalah 'Animation for all'. Menurutnya, dengan tema tersebut ia ingin meyakinkan masyarakat bahwa siapa saja bisa berkontribusi dan terlibat dalam pembuatan animasi, bahkan terjun di dunia industri animasi.

"Karena kita berpikir semuanya bisa membuat animasi, kapan saja dan di mana saja, bahkan dengan sepotong pensil dan selembar kertas sebetulnya kita sudah bisa terlibat dalam produksi animasi," ungkap dia.

Kenalkan Dunia Animasi ke Masyarakat lewat AnimpiadeFoto: detikINET/Pradito Rida Pertana


Di Animpiade 2019 sendiri menyajikan tujuh rangkaian kegiatan, mulai dari talkshow, master class, kompetisi, pameran, klinik animasi, screening job fair khusus animator. Selain itu, ada 30 animator terkemuka asal Indonesia yang bakal berbagi pengalaman dan wawasan di Animpiade 2019.

Diantara 30 animator itu akan ada Gaga Nugraha pembuat computer graphics film Wiro Sableng, Adittoro dari The Little Giantz yang memproduksi Nusa dan Rara, hingga Chandra Endropoetra yang menggarap Si Unyil dan Petualangan Didi Tikus. Hadir pula animator internasional Dansky Tang yang merupakan dosen California Arts.

"Dan, yang membuat festival ini berbeda ada program kompetisi speed modeling dan ada job fair untuk para pelaku dan studio animasi. Job fair itu berfungsi mempertemukan antara pelaku animasi dan studio animasi untuk saling bertukar pikiran, terus ada juga klinik animasi untuk memberi tips dan trik bagaimana membuat animasi yang baik dan benar," ucapnya.



Sementara itu, Plt Kasubdit Industri Software dan Konten Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Agus Kurniawan mengatakan, bahwa Kemenperin mendukung penuh terselenggaranya Animpiade. Menurutnya, dukungan tersebut untuk mewujudkan berkembangnya industri animasi di Indonesia.

"Kita kan tujuannya pertama kebijakannya untuk menunjukkan industri animasi. Seperti mendirikan pusat pengembangan industri animasi, saat ini ada 3 (Industri animasi) yang aktif seperti di Bali, Semarang dan Cimahi," ucapnya.

"Terus kita juga carikan pasar dengan memfasilitasi kegiatan yang seperti ini, karena di acara seperti ini kita mempertemukan stakeholder, animator dan pemilik start up untuk bersama-sama membesarkan industri animasi di Indonesia," imbuh Agus.

Simak Video "Spice Girls akan Dibuat Film Animasi"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/agt)