Kamis, 03 Okt 2019 06:15 WIB

Pembatasan WhatsApp Tak Hentikan Hoax, Cuma Memperlambat

Rachmatunnisa - detikInet
Foto: Getty Images Foto: Getty Images
Jakarta - Pembatasan forward pesan WhatsApp diakui memang memperlambat peredaran hoax. Namun cara ini tidak menghentikan peredaran kabar bohong sepenuhnya.

Tercatat, lebih dari 60 miliar pesan terkirim di WhatsApp setiap harinya. Maraknya peredaran hoax menjadi peringatan agar WhatsApp mulai memberlakukan sejumlah pembatasan.

Hoax yang beredar antara lain termasuk teori konspirasi, disinformasi dan berbagai rumor yang menimbulkan kepanikan. Di sejumlah negara, peredaran hoax bahkan sampai memakan korban nyawa.



Fabrício Benevenuto, peneliti dari Federal University of Minas Gerais, Brasil dan timnnya, melihat contoh penyebaran informasi di ribuan dari berbagai negara seperti di Brasil, India dan Indonesia.

Para peneliti ini meneliti WhatsApp grup yang didedikasikan untuk diskusi politik dan melacak bagaimana 784 ribu gambar unik dibagikan oleh pengguna dalam 60 hari sebelum dan 15 hari setelah Pemilu yang berlangsung di tiga negara tersebut baru-baru ini.

"Kelompok-kelompok ini merupakan arena utama untuk menyebarkan misinformasi," kata Benevenuto, dikutip detikINET dari New Scientist, Rabu (2/10/2019),

Tim peneliti ini menemukan bahwa 80% foto dan gambar yang diteliti, tak lagi dibagikan setelah dua hari. Sementara sisanya gambar-gambar tersebut masih menyebar hingga dua bulan setelah kemunculan perdana mereka.

Januari lalu, WhatsApp mulai membatasi fungsi forward pesan di WhatsApp. Dengan diberlakukannya pembatasan, pengguna hanya bisa meneruskan pesan ke lima pengguna atau grup.

Fitur ini sudah diuji di India tahun lalu, dipicu adanya aksi kekerasan yang bermula dari beredarnya hoax di WhatsApp.



Dalam riset ini, para peneliti tidak mendapat akses ke komunikasi pribadi. Mereka hanya menjalankan simulasi berdasarkan data yang mereka kumpulkan dari grup publik untuk menguji efek pembatasan fitur forward di WhatsApp.

Simak Video "Duh! WhatsApp Hilang dari Play Store"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)