Sambungan Telepon Internasional Diblokir?
- detikInet
Jakarta -
Sri Lanka akan memblokir panggilan langsung internasional ke 13 negara pekan depan. Hal ini dilakukan guna menghentikan aksi pembajakan modem dan pornografi internet.Pemerintah telah meminta operator gateway internasional utama, Sri Lanka Telecom, untuk menghentikan panggilan langsung ke 13 negara. Penghentian ini dilakukan setelah pelanggan komplain karena mereka dikenai tagihan panggilan jarak jauh yang tidak pernah mereka lakukan.Direktur Jenderal Komisi Pengaturan Telekomunikasi Sri Lanka, Aruna Amarasekara, mengatakan pengeblokan itu akan berlangsung selama tiga bulan. Meski demikian, menurut Amarasekara, jika pelanggan membutuhkan koneksi panggilan ke salah satu dari 13 negara itu, mereka masih bisa menelepon lewat bantuan operator."Kami telah memutuskan untuk melakukan hal ini karena adanya pembajakan modem," papar Amarasekara seperti dilansir AFP yang dikutip detikinet Senin (31/10/2005). Amarasekara juga menghimbau agar pelanggan lokal mengeblok akses internasional pada telepon mereka. Ini dilakukan guna mencegah panggilan tak resmi oleh program atau penelepon jahat yang kerap dipasang di beberapa situs.Beberapa situs secara diam-diam kini menginstal diallers pada komputer pengguna dan memanfaatkan koneksi telepon untuk menghubungi nomor telepon jarak jauh. Parahnya semua tagihan panggilan itu tidak dibayar alias hutang. Bahkan, beberapa panggilan telepon pun banyak yang berakhir di situs pornografi. Menurut laporan pejabat Sri Lanka, kebanyakan panggilan tak resmi itu tertuju ke Solomon Islands, Vanuatu, the Cook Islands, the Wallis and Futana Islands, Papua New Guinea, Nauru, Tuvalu, Tokelau, Western Samoa dan Kiribati.
(ien/)