Senin, 09 Sep 2019 20:05 WIB

Driver GoFood Ini Selalu Ingatkan Konsumen Peduli Lingkungan

Isabelle Carinna Dewi - detikInet
Foto: Dok Gojek Foto: Dok Gojek
Jakarta - GoGreener memfasilitasi mitra driver Gojek untuk ikut berkontribusi menjaga lingkungan dengan memakai tas pengantaran khusus untuk mengantar pesanan kepada pelanggan GoFood. Inovasi ini menjadikan GoFood sebagai pionir di industri layanan pesan-antar makanan yang melakukan inisiatif ramah lingkungan.

GoFood turut menyadari pentingnya mendukung bisnis berkelanjutan yang berbasis lingkungan, karena itu, GoFood berkolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Gojek yang akan fokus pada edukasi perilaku bisnis, pelayanan, dan konsumsi ramah lingkungan yang tergabung dalam ekosistem GoFood untuk mitra merchant, mitra driver, dan para pelanggan.


"Gojek merupakan platform teknologi yang telah menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari masyarakat. Oleh karena itu, melalui kerja sama ini, KLHK dan Gojek berkomitmen terus mengimbau masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam menjaga keberlangsungan lingkungan dengan dimulai dari diri sendiri dan dari lingkup gaya hidup sehari-hari, melalui platform Gojek," papar IPM, Direktur Pengelolaan Sampah, KLHK Novrizal Tahar dalam keterangan tertulis, Senin (9/9/2019).

"Pemerintah terus menyempurnakan kebijakan yang berwawasan lingkungan. Masyarakat pun harus ikut bergerak, apalagi saat ini sudah semakin mudah dengan inisiatif sadar lingkungan yang difasilitasi oleh teknologi Gojek, salah satunya lewat GoFood," tutupnya.

Tas pengantaran tersebut disambut baik oleh para mitra driver Gojek, salah satunya adalah Pak Slamet. Pak Slamet merasa tas pengantaran tersebut berkontribusi dalam menjaga lingkungan, serta membantunya untuk mengantarkan makanan dengan lebih terjaga saat berkendara hingga sampai ke pelanggan.

Driver GoFood tersebut juga mengingatkan pelanggan dan penjual makanan untuk turut berpartisipasi dalam menjaga lingkungan.

"Saya lakukan sejak saya mendapatkan order makanan dari customer, saya selalu konfirmasi kalau alat makan plastiknya berbayar dan memberikan pengertian kepada stan-stan makanan yang masih menggunakan plastik styrofoam yang tidak ramah lingkungan," ungkapnya.

Pak Slamet menyampaikan tas pengantaran GoFood bukan hanya untuk membawa makanan dengan mudah dan aman, tetapi juga membawa misi untuk mengingatkan orang-orang disekitarnya agar tidak menggunakan atau menyediakan alat makan plastik sekali pakai. Selain itu, ketika mengantar pesanan pelanggan saat hujan, Pak Slamet dimudahkan karena tas pengantaran GoFood tahan air.

"Tasnya membantu, jadi waktu hujan dan pesanannya lagi banyak itu makanannya jadi lebih aman dan saya juga aman berkendaranya," jelas Pak Slamet.


Sekarang dengan adanya tas pengantaran GoFood yang memudahkan pekerjaannya, ia juga merasa bangga karena dapat berkontribusi menjaga lingkungan.

"Yang jelas ada rasa kebanggaan tersendiri karena kesempatan ini saya dapat selalu berkontribusi untuk berbuat baik menjaga lingkungan," katanya.

Sejak menjadi mitra driver Gojek di tahun 2015, Pak Slamet sering mengambil pesanan GoFood sampai hingga mendapat penghasilan 1,6 juta dalam sehari.

Simak Video "Gojek Perangi Sampah Plastik, KLHK: Semoga Bisa Menginspirasi yang Lain"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/krs)