Jumat, 23 Agu 2019 13:42 WIB

Pakai Cara Ini, Omzet Rumah Makan Dapur Ciut Naik 200 Kali Lipat

Akfa Nasrulhak - detikInet
Foto: Dok Gojek Foto: Dok Gojek
Jakarta - Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) disebut-sebut sebagai penopang ekonomi negara. Namun, seringkali masih banyak UMKM yang belum mampu memaksimalkan peluang dan potensi di tengah perkembangan era digitalisasi yang kian melesat.

Setiap pengusaha, tentu ingin bisnisnya cepat berkembang dan dapat bertahan di tengah persaingan yang keras. Karena itu, salah satu faktor pemicu untuk menggaet konsumen di antaranya adalah promosi.


Promosi produk yang baik merupakan cara paling efektif bagi pebisnis untuk memasarkan produk atau jasa layanan. Misalnya untuk usaha kuliner, terkadang pelanggan tidak hanya melihat produk makanan yang dijual. Karena banyaknya produk yang sama, maka perbandingan harga dari salah satu produk tentu akan memikat hati konsumen.

Salah satunya, Welindayani, seorang pengusaha kuliner rumah makan bernama Dapur Ciut yang berada di kawasan Curug, Tangerang, Banten. Mitra merchant GoFood ini mengaku banyak mengalami perubahan setelah menerapkan promo diskon di halaman GoFood untuk produk makanannya.

Sebagai mitra GoFood, Welindayani menggunakan aplikasi GoBiz, aplikasi besutan Gojek yang diciptakan untuk membantu operasional usaha khusus para mitra merchant. Sejak itu, usahanya mengalami peningkatan hingga berlipat-lipat. Lewat salah satu fitur promo yang ada dalam aplikasi GoBiz, Welindiyani dapat membuat dan mengatur promo sendiri untuk produknya dengan mudah. Bahkan, lewat promo yang ditawarkannya, Dapur Ciut mendapatkan pelanggan baru.

"Fitur ini (membuat promo sendiri melalui fitur yang ada di GoBiz) sangat membantu saya mengenalkan restoran saya ke pelanggan baru. Begitu mereka mencoba makanan saya, mereka jadi pelanggan setia sekarang," ujar Welindiyani, Jumat (23/8/2019).

Dalam membuat promo, Welindiyani biasanya memotong harga hingga Rp 4.000 untuk produk makanannya. Ia mencoba mempromosikan menu selama 15 hari, jika kinerjanya baik, dia akan melanjutkan promosi tersebut. Sebelum menggunakan GoBiz, ia biasanya mengevaluasi kinerja usaha kulinernya dengan menghitung setiap pesanan secara manual, namun sekarang ia bisa menciptakan promo sendiri.

Untuk memperkenalkan restorannya kepada pelanggan di GoFood. Dia juga ingin mendapatkan bintang untuk restorannya karena dia masih baru di GoFood. Dia berharap penjualan akan meningkat setelah promosi.

"Sebelumnya saya belum punya resto rating dan tidak ada pelanggan yang order makanan saya. Tapi setelah saya buat promo, banyak pelanggan baru tau restoran saya dan bahkan omset GoFood saya meningkat sampai 200 kali lipat per harinya," ujarnya.

Fitur ini benar-benar membantu bisnis Welindayani karena dapat meningkatkan kemampuan menemukan dan penjualan restoran. Juga setelah orang tahu restorannya, dampak positif bahkan ia bisa mendapatkan banyak pelanggan setia baru. Sebelum promo, penghasilannya hanya Rp 63 ribu/hari. Sekarang penghasilannya bisa mencapai Rp 1,3 juta/hari.


Kisah Welindayani dan rumah makan Dapur Ciut, menjadi salah satu cerita dari sekian banyak UMKM mitra merchant GoFood yang sudah merasakan peningkatan omzet dan menarik pelanggan lewat fitur yang ada di GoBiz. Selain berdampak pada peningkatan keuntungan mitra merchant, dengan membuat promo sendiri para pelanggan setia GoFood juga dapat menikmati ragam kuliner yang ada di GoFood dengan harga yang murah.

Para mitra merchant GoFood dimudahkan dengan aplikasi GoBiz untuk dapat memantau transaksi harian, menerima laporan penjualan, hingga mengintegrasikan GoPay ke dalam operasi bisnis mereka dengan mulus.


Pakai Cara Ini, Omzet Rumah Makan Dapur Ciut Naik 200 Kali Lipat


Simak Video "Gojek Perangi Sampah Plastik, KLHK: Semoga Bisa Menginspirasi yang Lain"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/krs)