Rentetan Curhat Netizen tentang Listrik Padam

Round-up

Rentetan Curhat Netizen tentang Listrik Padam

Tim detikINET - detikInet
Selasa, 06 Agu 2019 06:45 WIB
Rentetan Curhat Netizen tentang Listrik Padam
Foto: Bagus Kurniawan/detikcom
Jakarta - Setelah terkena pemadaman listrik berjam-jam pada Minggu (4/8/2019), banyak masyarakat di Jakarta, Banten dan Jawa Barat harus kembali merasakan masalah serupa bahkan hingga Senin malam (5/8/2019). Tak pelak media sosial kembali dihebohkan soal listrik mati.

Tagar #matilampulagi sempat memuncaki trending topic cukup lama di Twitter Indonesia. Ribuan tweet keluh kesah akibat aliran listrik padam banyak diutarakan para netizen di Tanah Air.


detikINET pun sempat menanyakan masalah pemadaman listrik pada para pembaca. Ratusan komentar masuk menuliskan kekesalan mereka harus merasakan kembali listrik mati.

"Saya tinggal di jalan narogong..kota bekasi. mati lampu hari minggu jam 11.50 nyala kembali hari senin pagi jam 4.30. senin siang mati lagi jam 12. sampe sekarang jam 19.50 blm nyala juga... jadi kecewa sama pln.. mana air juga abis lagihh," tulis Maryani.

"Kemanggisan niihhh, baru juga nyalain tv mau denger ceramah pagi, ga sampe 5 detil, prett lagi listrik nya, mana ga ada air utk mandi, trus mau kerja, gimana mandi nya ini ?!," kata Dwi Rantie.

"Semalam jam 9 lampu di area cibinong nyala jam 12 malam mati lagi sd sekarang. Sedih adalah stock ASI BASI SEMUA," ungkap Dewi Oktafia kesal.

Selain keluh kesah, ada beberapa pembaca menanggapi pemadaman dengan komentar yang berbeda. Akun Alamaakk misalnya, dia mengatakan, "Mati lampu bentar aja ributnya luar biasa. Tuh di pelosok terpencil termasuk daerah2 di Papua malah gak ada listrik sama sekali. Bisa bayangin malam-malam mereka pake sinar apa? Bayangin gak ada hape di sana karena mau ngecas pake apa? Biar masyarakat jakarta bisa bersyukur..."

"Gak usah banyak ngeluh, harusnya bersyukur dan berfikir gmn diposisi menjadi saudara kita ditempat lain yang belum pernah menggunakan listrik tapi masih tetap bisa beraktifitas. memang mungkin akan membuat rugi pengusaha karena produksi terhambat bahkan berhenti sementara, tapi positifnya para penyebar hoax bisa sangat berkurang karena alat penyebar hoax mereka kehabisan daya. mari mulai mencari solusi bersama untuk bisa mandiri, tidak tergantung fasilitas, bantuan atau sumber daya milik negara. biar tidak selalu menyalahkan," tulis Galih Setiaji menyikapi pemadaman listrik.


Seperti diketahui kendati aliran listrik mulai normal kembali, PT PLN (Persero) melakukan pemadaman bergilir hingga Senin. Sebab, mereka masih melakukan perbaikan sistem imbas padamnya listrik secara massal.

"Sampai dengan siang, sore mohon maaf, MLS (Manual Load Shedding) atau bergilir masih terjadi," kata Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani di Kantor Pusat PLN Jakarta, Senin (5/8/2019).

"Saya belum mendapat masukan berapa jam, tapi bergilir tapi mudah-mudahan akan segera masuknya pembangkit besar, jumlah yang bergilir semakin sedikit, semakin sedikit," imbuhnya.

(afr/afr)