Jumat, 19 Jul 2019 20:48 WIB

Guru TIK di Yogyakarta Dapat Pelatihan Python

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: Sekolah Tinggi Multi Media Yogyakarta Foto: Sekolah Tinggi Multi Media Yogyakarta
Jakarta - Program Coding Teacher Academy (CTA) menyambangi Yogyakarta. Sejumlah guru TIK SMA dan SMK di Kota Pelajar pun diberikan pelatihan pemrograman Python.

Program CTA diselenggarakan Sekolah Tinggi Multi Media Yogyakarta. Diharapkan guru-guru dapat semakin meningkatkan kemampuan dan keahliannya. Sehingga dapat ditularkan melalui pengajaran, praktikum, dan pelatihan kepada siswa-siswa.




"Diharapkan ke depannya akan lahir siswa-siswa yang berkemampuan coding atau pemrograman komputer, sehingga diharapkan mampu menjadi penyokong kemajuan industri berbasis digital dan ekonomi digital," kata Noor Iza, Ketua Sekolah Tinggi Multi Media dalam keterangan resminya.

Program CTA sendiri dibuat Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai rangkaian dari kegiatan pelatihan-pelatihan menghasilkan digital talent yang menjadi kebutuhan industri digital yang mana Indonesia pada saat ini sedang mengalami kemajuan yang sangat signifikan.

Program DTS CTA ini secara keseluruhan diikuti oleh diikuti oleh 2.000 guru bidang TIK yang diselenggarakan di 4 kota yaitu Yogyakarta, Cikarang, Tangerang Selatan dan Jakarta. Jumlah peserta CTA di Yogyakarta sendiri sejumlah 704.

Guru TIK di Yogyakarta Dapat Pelatihan PythonFoto: Sekolah Tinggi Multi Media Yogyakarta

Pelatihan CTA ini dibuka secara serentak oleh Basuki Yusuf Iskandar, Kepala Balitbang SDM Kemenkominfo, (1-19/7/2019). Menurut Basuki, program dengan dukungan mitra perusahaan global Cisco itu ditujukan memberikan pengetahuan mengenai pemrograman berbasis Python untuk guru TIK.

"Setelah mengikuti program ini, guru-guru dapat meneruskan ilmu pengetahuan yang didapat kepada siswa/siswa di sekolah tempat mengajarnya", ujar Basuki.

Pelatihan Coding Teacher Academy 2019 ini menggandeng Global Tech Company yang menyediakan kurikulum, silabus, modul pembelajaran dan formasi instruktur. Pelatihan berlangsung selama 70 jam pelajaran yang meliputi kegiatan pelatihan online dan offline.

Salah satu peserta pelatihan guru TIK asal Indramayu, Ibnu Fajar menilai pelatihan ini sangat bagus dan bermanfaat juga untuk para guru. Sehingga mereka dapat mengikuti kemajuan teknologi informasi.




"Semoga dapat menjadi bekal untuk para siswa dalam menghadapi persaingan teknologi ketika nanti guru sampaikan ilmu-ilmu yang telah didapat dari pelatihan DTS CTA," ujarnya.

"Pelatihan coding yang saya dapatkan memberikan wawasan yang sangat berarti dan sangat bermanfaat mengingat teknologi saat ini sudah sangat maju," kata Edy Raharjo, guru TIK SMK Negeri Kebonagung Jawa Timur.




Simak Video "Kominfo Siapkan Coding Jadi Mata Pelajaran Wajib Sejak SD"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/fyk)