Dianggap Bagian dari Cina
Taiwan: Google, Jangan Ngawur!
- detikInet
Jakarta -
Tak cuma kita saja yang masih kerap keblinger tentang geografi. Perusahaan sebesar Google pun bisa juga membuat kesalahan dengan menyebutkan kalau Taiwan itu bagian dari Cina dalam layanan Google Maps-nya. "Adalah tidak benar untuk menyebut Taiwan sebagai bagian dari propinsi Cina. Karena jelas-jelas bukan," tandas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Michel Lu, seperti dilansir Reuters yang dikutip detikinet Rabu (5/10/2005).Lebih jauh dirinya mengatakan telah menghubungi Google untuk meralat informasi seputar posisi Taiwan atas Cina. Pasalnya, pada Google Maps, Google mendeskripsikan Taiwan sebagai wilayah yang masuk ke dalam Propinsi Cina.Cina melihat Taiwan sebagai propinsi yang terpisah dan dinilai mengancam kepulauan yang memiliki 23 juta orang tersebut jika Taiwan bersikeras ingin menjadi sebuah negara independen. Sebagai informasi, Cina dan Taiwan berpisah karena terjadinya perang sipil yang berakhir tahun 1949. Setelah itu, Taiwan mengatur kedaulatannya sendiri, yakni sebagai negara merdeka yang secara resmi disebut Republik Cina.Sementara itu, Taiwan Solidarity Union mendorong masyarakat disana untuk menulis email protes kepada Google. Mereka meminta Google mendeskripsikan Taiwan sebagai salah satu negara merdeka di Asia.Untuk diketahui saja, Taiwan telah diakui oleh 26 negara di dunia dan belum menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
(ien/)