Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Industri Wisata Kini Punya Nama... Dot-Travel

Industri Wisata Kini Punya Nama... Dot-Travel


- detikInet

Jakarta - Akhirnya industri wisata punya nama domain sendiri, yakni '.travel'. Siapa sajakah yang berhak menyandang nama ini? Diantaranya adalah maskapai penerbangan, restoran, jasa agen wisata, dan bisnis lain yang berkecimpung dalam dunia pelesiran.Setidaknya, nama domain anyar ini akan memberikan kesan tersendiri pada konsumen bahwa mereka benar-benar menggunakan jasa agen wisata yang terpercaya. Pasalnya,operator nama domain ini meyakinkan konsumen bahwa pihaknya tidak akan meminta mereka menyerahkan data keuangan atau data pribadi lain, apalagi sampai memberikan segala macam bentuk jaminan.Operator domain .travel adalah Tralliance Corp., sebuah unit kecil dari perusahaan komunikasi internet Theglobe.com yang berbasis di New York. Awal tahun ini pihaknya memenangkan tender untuk menjalankan pengoperasian .travel atas kehendak Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN).Meski Tralliance mengklaim domain-nya adalah sebagai ruang maya bagi komunitas perjalanan dan wisata, para jurnalis perjalanan mengatakan domain nama ini tidak menampung aspirasi mereka. Padahal bisa dibilang jurnalisme perjalanan wisata adalah salah satu cara untuk mempromosikan bisnis kepariwisataan."Media individual bisa dikategorikan sebagai media travel jika mereka menawarkan layanan informasi seperti bagaimana agar orang bisa mencapai tempat itu. Kalau cuma sekedar membuat situs yang isinya foto-foto itu sih bukan media pelesiran namanya," papar Cherian Mathai, Chief Operating Officer Tralliance seperti dilansir Associated Press yang dikutip detikinet Rabu (5/10/2005).Sejauh ini yang berhak memakai nama domain .travel adalah bisnis transportasi seperti penerbangan, operator bus, jasa kapal pesiar, jasa angkutan kereta api, hotel, kasino, fasilitas perkemahan, serta penyedia teknologi wisata.Untuk meniadakan tumpang tindih dengan nama domain .aero yang kebanyakan digunakan untuk industri penerbangan, maka bandara serta perusahaan yang bergerak di bidang (bedakan dengan maskapao penerbangan) tidak masuk kualifikasi .travel. Sementara itu ICANN berpendapat, dengan menciptakan akhiran baru di dunia nama domain internet diharapkan dapat mengurangi kepadatan yang terjadi di nama domain .com. Meski begitu, situs yang sudah terlanjur bernama domain .com cenderung untuk tetap menyimpannya.Bahkan, mereka akan memungkinkan pengunjung untuk disalurkan ke situs anyar mereka yang bernama domain '.travel'. "Tidak ada seorang pun yang akan menyerahkan nama domain dot-com saat-saat sekarang ini," tukas Mathai mengakhiri. (ien/)





Hide Ads