Kamis, 16 Mei 2019 21:00 WIB

Cara Google Bantu Rencana Bukbermu Tak Sekadar Jadi Wacana

Virgina Maulita Putri - detikInet
Foto: Muhamad Imron Rosyadi/detikINET Foto: Muhamad Imron Rosyadi/detikINET
Jakarta - Sering berencana bukber (buka bersama) di bulan Ramadhan tapi akhirnya cuma jadi wacana? Begini cara Google membantu agar rencana bukbermu itu benar-benar terlaksana.

Bantuan itu hadir lewat layanan Google Maps, yang kini bekerjasama dengan situs Qraved untuk menghadirkan daftar 'Restoran untuk Bukber'. Daftar ini dikurasi khusus sesuai lokasi pengguna sehingga lebih mudah untuk mencari tempat bukber yang diinginkan.

"Ada list restorannya, reviewnya seperti apa, range harganya, buka tutupnya jam berapa bahkan ada juga yang bisa langsung reservasi," kata Head of Marketing Google Indonesia Veronica Utami di Jakarta, Kamis (16/5/2019).




Hal tersebut diharapkan mampu membantumu dalam merencanakan bukber dengan lebih praktis. Ujung-ujungnya, tentu saja, agar rencana bukber nantinya tak sekadar jadi wacana.

Ngomong-ngomong soal Google Maps, aplikasi navigasi ini juga sudah siap menemani orang Indonesia selama periode mudik.




Tidak hanya untuk mencari lokasi tempat makan dan musala, Google Maps juga telah bekerjasama dengan pemerintah untuk menghadirkan informasi tentang rute terbaik, lokasi SPBU, rest area, posko mudik, dan posko kesehatan.

Video: Sederet Fitur Baru Google yang Bisa Dijadikan Teman Ramadhan

[Gambas:Video 20detik]



Untuk mencegah bosan selama perjalanan mudik dan sambil menunggu berbuka, Google Play Store juga punya program khusus bulan Ramadhan. Ada daftar rekomendasi khusus yang dikurasi oleh editor Play Store dan juga developer lokal dan mancanegara.




"Kita come up dengan list ini untuk mempermudah mencari aplikasi, games, buku dan film yang kira-kira akan membantu passing time," jelas Veronica.

Begitu tiba Idul Fitri, Google pun ingin memudahkan pengguna untuk bersilaturahmi secara jarak jauh dengan keluarga menggunakan Google Duo. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk bercakap-cakap lewat video call dengan empat orang sekaligus.

"Bisa Group Call, jadi misalkan ada keluarga di Jakarta, di Bandung, di Solo, di Amerika bisa sama-sama bersilaturahmi sambil video call bareng-bareng," pungkasnya.


(vim/krs)