Jumat, 12 Apr 2019 18:25 WIB

Startup Ini Tawarkan Asuransi Perjalanan dengan Klaim Instan

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: Dok. PasarPolis Foto: Dok. PasarPolis
Jakarta - Keterlambatan penerbangan bisa dibilang adalah hal yang lazim terjadi, untuk itulah PasarPolis melihat kesempatan adanya pasar untuk asuransi perjalanan dengan klaim instan.

"Salah satu keluhan yang paling umum dari pemegang polis adalah proses klaim asuransi yang rumit, memakan waktu, dan menguras biaya. Inilah yang hendak kami ubah. PasarPolis ingin memberikan setiap pelanggan pengalaman perjalanan terbaik. Karena itu, kami menghadirkan asuransi perjalanan yang praktis, instan, dan terjangkau bagi semua orang," kata Cleosent Randing, CEO dan Founder PasarPolis.

PasarPolis mengklaim sebagai perusahaan asuransi pertama dan satu-satunya di Indonesia yang memiliki fitur klaim instan. Ketika terjadi delay, sistem perusahaan secara otomatis akan mengirimkan pemberitahuan bagi pemegang polis bahwa mereka berhak untuk melakukan klaim asuransi.

Pemegang polis hanya perlu mengisi data pribadi dan data bank secara online, tanpa perlu memberikan dokumen apapun. Hanya dalam hitungan menit, pencairan klaim sudah langsung ditransfer ke rekening bank pemegang polis.

Hery Halim merupakan salah satu pelanggan PasarPolis yang merasa puas dengan asuransi perjalanan dan fitur klaim instan dari PasarPolis.

"Saya waktu itu memutuskan untuk beli asuransi perjalanan karena harganya hanya belasan ribu. Saya memesan tiket Citilink penerbangan Palembang-Jakarta di jam 20.10 malam, tapi ternyata terjadi delay hingga pukul 22.45. Ketika saya sampai di bandara Jakarta, saya menerima email dari PasarPolis bahwa saya berhak mengajukan klaim keterlambatan," ujarnya.

"Lalu, saya diminta mengisi data pribadi langsung dari email, dan besoknya hasil klaim tersebut telah ditransfer ke rekening. Saya sempat kaget karena sangat cepat dan tidak rumit sama sekali," ujar Herry dalam keterangan yang diterima detikINET.

Saat ini, fitur klaim instan tersedia untuk semua penerbangan Citilink secara nasional, dan untuk semua penerbangan yang dibeli di JD.id dan PegiPegi.com. PasarPolis pun memberikan pilihan premi mulai dari harga belasan ribu rupiah. Asuransi perjalanan ini melindungi pelanggan dari berbagai risiko sebelum, selama, dan sesudah penerbangan, mulai dari proteksi penerbangan delay, pembatalan, hingga perlindungan bagasi.

Dari pendekatan tersebut, sejauh ini PasarPolis berhasil membukukan lebih dari 100.000 pembeli asuransi penerbangan dan ratusan pencairan klaim setiap bulannya. Pada periode kuartal keempat 2018, PasarPolis mencatatkan lebih dari 1 juta polis asuransi yang terjual.

PasarPolis sendiri merupakan satu-satunya start-up lokal yang berhasil mendapatkan investasi pendanaan seri A dari tiga start-up unicorn Indonesia, yaitu Go-Jek, Traveloka, dan Tokopedia. Cleosent selaku CEO dan Founder PasarPolis juga dinobatkan sebagai Ernst & Young (EY) Entrepreneur of the Year 2018 untuk kategori Technology & Digital.

Di tahun 2019, PasarPolis berencana untuk mengembangkan fitur klaim instan ke lebih banyak mitra strategis di industri perjalanan dan transportasi.

"Kami akan terus berinovasi untuk menawarkan asuransi perjalanan yang praktis, instan, dan terjangkau untuk berbagai pihak. Tahun ini, kami optimis mencapai target penjualan premi dan mencatatkan record jumlah polis. Sampai saat ini sistem kami sudah mampu menghasilkan 2 juta polis per hari, dan kemampuan sistem ini akan terus kami tingkatkan," tutup Cleosent. (asj/asj)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed