Rabu, 03 Apr 2019 20:58 WIB

Twitter: Kami Tidak Melakukan Keberpihakan Politik

Rachmatunnisa - detikInet
Foto: Twitter Foto: Twitter
Jakarta - Suasana jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang kian panas, membuat perang hastag dan kampanye di Twitter semakin riuh bersahut-sahutan. Twitter, melalui Twitter Indonesia, memastikan perusahaannya tidak melakukan keberpihakan politik.

"Ada banyak perbincangan tentang Twitter dan keberpihakan politik di Indonesia dalam beberapa minggu terakhir dan kami ingin mengambil kesempatan ini untuk meluruskan beberapa hal," demikian tweet akun Twitter Indonesia @TwitterID, membuka pernyataan.

Dikatakan Twitter, layanannya adalah platform tempat berbagai suara dari beragam spektrum yang dapat dilihat dan didengar, dan mereka berkomitmen memegang teguh prinsip-prinsip keterbukaan, transparansi, dan ketidakberpihakan.



"Baik itu tren, penegakan kebijakan Twitter, maupun terkait konten di linimasa Anda; kami percaya pada ketidakberpihakan dan tidak mengambil tindakan apa pun berdasarkan sudut pandang politik. Produk dan kebijakan kami tidak pernah diciptakan atau dikembangkan berdasarkan ideologi politik," tegas Twitter.

Twitter Indonesia juga menyebutkan bahwa mereka memiliki tim khusus di level global yang menegakan Peraturan Twitter tanpa memihak, dan pemegang akun dapat mengajukan banding terhadap keputusan yang mereka terapkan kapan saja.




Media sosial berlogo burung biru itu pun mencantumkan tautan mengenai prosesnya secara lebih rinci di https://help.twitter.com/forms/general.

"Kami memegang teguh misi kami untuk melayani pengguna Twitter di mana pun Anda berada, serta melindungi dan meningkatkan percakapan publik yang terjadi di platform kami," tutup Twitter.



Pernyataan Twitter secara lebih lengkap mengenai ketidakberpihakan politik ini, ditulis Twitter dalam blog resmi mereka. (rns/rns)