Sabtu, 30 Mar 2019 20:43 WIB

Jokowi Punya Visi Pemerintahan 'Dilan', Digital Melayani

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa pemerintah ke depannya harus mereformasi pelayanan publik yang berbasis digital. Jokowi mengistilahkannya dengan "Dilan".

"Pemerintah ke depannya harus 'Dilan', Digital Melayani," ucap Jokowi dalam Debat Capres 2019, Sabtu (30/3/2019) malam WIB.

"Oleh sebab itu, diperlukan reformasi dalam melayani publik lewat elektronik," sambungnya, ketika bicara soal sistem tata kelola pemerintahan.




Jokowi juga mengatakan perlunya penajaman dan penyederhanaan kelembagaan hingga peningkatan kualitas SDM dan reformasi tata kelola.

Dalam visi-misinya, Jokowi juga berbicara mengenai Pancasila sebagai kesepakatan para pendiri bangsa. Pancasila menurut Jokowi hadir karena kesepakatan para pemimpin bangsa dari berbagai daerah, berbagai organisasi, berbagai ras, berbagai suku, berbagai agama.

Selain itu, mantan Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta ini juga kalau di masa mendatang akan terjadi perang teknologi, sehingga diperlukan peningkatan kualitas SDM dan alutsista negara.




"Peningkatan kualitas SDM sangat diperlukan, mutlak diperlukan, penguasaan teknologi persenjataan, dan siber karena ke depan perangnya adalah perang teknologi," ungkapnya.

Diketahui, debat capres antara Jokowi dan Prabowo ini berlangsung di Hotel Shangri-La, Jakarta. Episode debat kali ini mengangkat tema pertahanan, keamanan, ideologi, pemerintahan, dan hubungan internasional.



Tonton juga: Bertebaran Meme soal Pemerintahan "Dilan" yang Diusung Jokowi

[Gambas:Video 20detik]



(agt/krs)