Selasa, 26 Mar 2019 14:27 WIB

Laporan dari Singapura

Nonton Memang Bisa di Smartphone, tapi Ada 'Kebersamaan' di TV

Josina - detikInet
Foto: detikINET/Josina Foto: detikINET/Josina
Singapura - Jika dulu menonton sebuah tayangan cuma bisa dilakukan di layar televisi, hal serupa kini bisa dilakukan di smartphone. Tapi itu tak berarti TV akan lantas mati karena masih punya sesuatu yang tak dimiliki smartphone.

Hal itu setidaknya merupakan keyakinan yang dipegang teguh Senior Product Marketing Manager TV dan Audio Visual Samsung Electronics Indonesia Ubay Bayanudin, di sela acara Samsung Forum 2019 di Resorts World Sentosa, Singapura.

"TV industri masih terus berkembang dan ya benar apapun yang dilakukan oleh TV mungkin sekarang bisa dilakukan di perangkat mobile juga," ujarnya.




Menurut sebuah data dari Samsung, waktu rata-rata pengguna menonton TV saat ini hanyalah 4,5 jam per hari. Sisanya, TV lebih banyak menganggur.

Di sisi lain, smartphone yang relatif terus berada di genggaman pengguna lebih mungkin dilirik sewaktu-waktu untuk aktivitas menonton. Apalagi dengan adanya sejumlah layanan streaming video.

Pun demikian, perangkat TV ditegaskan tetap memiliki satu keunggulan dibandingkan smartphone. TV bukanlah semata alat untuk menonton melainkan juga jadi alat perekat kebersamaan.

"Rule-nya TV di rumah bukan cuma media untuk menonton saja tapi juga biasanya menjadi pengikat kebersamaan di keluarga itu sendiri. Makanya TV itu ditaruh di ruang tamu," ucap Ubay.





Tonton juga video Qualcomm akan Hadirkan Smartphone Kamera 64 MP hingga 100 MP:

[Gambas:Video 20detik]


Nonton Memang Bisa di Smartphone, tapi Ada 'Kebersamaan' di TV
(jsn/krs)