Selasa, 19 Mar 2019 14:45 WIB

Achmad Zaky: Tak Ada Data Penting Bukalapak yang Dicuri Hacker

Hilda Meilisa - detikInet
Achmad Zaky menegaskan tak ada data penting Bukalapak yang dicuri hacker. (Foto: Hilda Meilisa Rinanda/detikINET) Achmad Zaky menegaskan tak ada data penting Bukalapak yang dicuri hacker. (Foto: Hilda Meilisa Rinanda/detikINET)
Surabaya - Bukalapak baru saja membuka kantor Research & Development (R&D) di Surabaya. Ini juga berkaitan dengan usaha Bukalapak menghadapi potensi ancaman hacker.

Baru-baru ini seorang hacker mengklaim dirinya mencuri data sejumlah situs populer, termasuk Bukalapak, dan kemudian menjual data-data curiannya tersebut.




Pihak Bukalapak sudah menanggapi dengan membenarkan adanya upaya peretasan, walaupun itu terjadi bukan baru-baru ini dan tidak ada pula data penting seperti user password, data finansial, atau informasi pribadi lainnya yang berhasil digondol si hacker.

Di acara peresmian kantor R&D Bukalapak di Surabaya, Selasa (19/3/2019), Founder dan CEO Bukalapak Achmad Zaky turut ditanya mengenai hal tersebut. Ia menegaskan hal serupa.




"Itu sebenarnya datanya lama ya, jadi saya konfirmasi tidak ada data-data penting yang dicuri oleh hacker," ucapnya.

Kantor R&D Bukalapak di Surabaya merupakan yang kedua setelah akhir tahun lalu hadir pula di Bandung. Menurut Zaky, kehadiran kantor-kantor R&D itu salah satunya memang ditujukan agar bisa senantiasa berada selangkah di depan para hacker.

"Ya R&D, kita terus meningkatkan keamanan. Makanya salah satu alasan mengapa kita membangun ini juga kita ingin sekali melakukan riset. Termasuk artificial intelligence, supaya kita lebih bisa one step ahead daripada hacker yang ada di luar," kata Zaky.


(hil/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed