Senin, 04 Feb 2019 12:33 WIB

Tren Dark Mode di WhatsApp cs, Apa Sih Faedahnya?

Rachmatunnisa - detikInet
Foto ilustrasi dark mode di gadget: internet Foto ilustrasi dark mode di gadget: internet
Jakarta - Dark mode atau mode gelap sedang menjadi tren gadget. Google, Apple, Microsoft dan sejumlah perusahaan teknologi lainnya sudah memperkenalkan opsi itu. Layanan messaging populer WhatsApp pun tak ketinggalan memiliki mode gelap.

Sesuai namanya, mode ini berarti mengatur skema warna dari software untuk memprioritaskan tone gelap yakni hitam dan abu-abu gelap ketimbang putih dan abu-abu terang.

Akademisi dari University of Cambridge Silas Brown, punya hasil penelitian menarik yang menggarisbawahi sejumlah manfaat menggunakan dark mode.




Seperti dikutip dari situs My Broadband, Senin (4/2/2019), faedah terbesar dari dark mode kemungkinan adalah pengurangan cahaya berwarna biru, sehingga meningkatkan kenyamanan mata saat melihatnya.

Cahaya biru ini menjadi penyebab mata terus terjaga saat melihat gadget di malam hari. Artinya, dark mode cenderung tidak akan mengganggu siklus tidur pengguna.

"Kelelahan mata akibat cahaya silau dari gadget juga bisa dikurangi dengan dark mode. Bagi orang-orang dengan kondisi mata mengalami gangguan medis seperti photophobia, dark mode bisa mengurangi mata pegal," ujarnya.




Brown menjelaskan, tampilan gelap tak sekadar bermanfaat bagi kesehatan penglihatan si pengguna. Secara teknis, warna serba gelap juga memberikan manfaat bagi perangkat karena mengonsumsi lebih sedikit energi.

"Beberapa warna juga lebih menonjol pada latar belakang hitam daripada putih, sehingga membantu ketika mencoba menyorot informasi tertentu pada sebuah halaman," tutup Brown.


(rns/krs)