Jumat, 25 Jan 2019 15:05 WIB

Mesin Pencari Microsoft Sudah Bisa Diakses Lagi di China

Virgina Maulita Putri - detikInet
Foto: Neilson Barnard/Getty Images for Bing Foto: Neilson Barnard/Getty Images for Bing
Jakarta - Microsoft menyatakan mesin pencarinya, Bing, sudah bisa diakses lagi di China menyusul dugaan kena blokir otoritas setempat. Tapi Microsoft tak membantah ataupun membenarkan soal dugaan pemblokiran.

"Kita dapat memastikan bahwa Bing sempat tidak bisa diakses di China, tapi layanan kini telah pulih," kata juru bicara Microsoft dalam keterangan resminya, dikutip detikINET dari BBC, Jumat (25/1/2019).

Pemerintah China sendiri memang memiliki firewall yang memblokir platform teknologi AS seperti Facebook, Twitter, dan Google. Menurut seorang sumber anonim, operator seluler China Unicom dapat perintah dari pemerintah China untuk memblokir Bing.

Akan tetapi, kelompok GreatFire yang memonitor sensor di internet di China menyebut hal berbeda. Mereka mengatakan bahwa pemblokiran tersebut tidak terkait dengan pemerintah China.

Menurut GreatFire beralasan bahwa layanan Bing telah di-host pada server yang berlokasi di China. Dengan demikian, Bing telah menjadi subjek sensor yang diterapkan pemerintah China.

Bing jadi salah satu layanan asal AS yang masih beroperasi di China. Google yang pernah hadir di China sudah menghentikan layanan mesin pencarinya pada tahun 2010, setelah ketegangan dengan otoritas China terkait dengan isu sensor dan hacking.


(vim/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed