Kejadian serupa dialami oleh Executive Director Danamon Peduli Restu Pratiwi. Ia memiliki pengalaman yang tak ia sangka saat memesan GrabCar. Hal ini terjadi ketika ia baru pulang dari Bandung ke Jakarta menggunakan kereta yang dilanjut dengan memesan GrabCar.
"Cerita ini bermula ketika saya pulang dari Bandung naik kereta, terus saya pesan GrabCar dari Gambir. Tengah malam, setelah saya sudah di rumah, driver GrabCar tadi kok telepon saya lagi, tapi saya nggak mau angkat," ungkapnya seperti dikutip dari akun Instagram @grabid, Rabu (2/1/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hari ke-3, saya baru sadar kacamata saya tertinggal di GrabCar. Sepertinya saya taruh kacamata saya di pintu samping kiri mobil dan lupa untuk membawanya ketika turun. Saya lalu telepon Grab dan dari pihak call center Grab langsung memberi update tentang keberadaan kacamata saya," lanjut Restu.
Syukurlah, setelah menghubungi pihak Grab, Restu pun langsung mendapat kabar tentang kacamatanya yang tertinggal. Tidak perlu menunggu lama, ia pun langsung mendapatkan kacamatanya kembali setelah sebelumnya diserahkan ke kantor Grab oleh driver yang sempat mencoba menghubungi Restu.
"Tak lama, Grab telepon saya lagi untuk bisa mengambil kacamata di kantor Grab. Alhamdulilah, saya dapat balik lagi kacamata saya. Rejeki memang nggak kemana. Untung supirnya Grab baik. Nggak banyak orang yang seniat itu hanya untuk mengembalikan kacamata," ungkap Restu.