Selasa, 11 Des 2018 20:25 WIB

Alipay Cari Inovasi Digital di Asia Tenggara

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: Dok. Alipay Foto: Dok. Alipay
Jakarta - Alipay, bekerja sama dengan NUS Enterprise, meluncurkan inisiatif Social Innovation Challenge untuk mendukung inovasi teknologi digital di wilayah Asia Tenggara.

Sebagai catatan, Alipay adalah platform pembayaran online yang dikelola oleh Ant Financial Services Group (Ant Financial). Sementara NUS Enterprise adalah badan kewirausahaan dari National University of Singapore (NUS)

Social Innovation Challenge ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendukung pertumbuhan perusahaan rintisan di Asia Tenggara yang memanfaatkan teknologi dalam mewujudkan masyarakat yang lebih inklusif.

Ada berbagai contoh inisiatif yang termasuk di dalamnya, seperti memberikan akses pada masyarakat kelas bawah untuk mendapatkan pendidikan, mengajarkan teknologi digital untuk kalangan lanjut usia agar dapat memudahkan aktivitas sehari-hari, atau membantu kaum difabel dengan cara meningkatkan kemampuan mereka.

"Kami berharap dapat berkolaborasi bersama partner terbaru kami, NUS Enterprise, untuk mengidentifikasi dan mendukung pertumbuhan startup yang paling inovatif di Asia Tenggara," kata Geoff JIANG, Vice President, General Manager of Technology and Business Innovation Group Ant Financial dalam keterangan pers yang diterima detikINET.

"NUS Enterprise akan membantu para inovator agar dapat memaksimalkan dampak sosial mereka, melalui ekosistem dukungan kami dan jaringan pengusaha yang luas, yang terdiri dari mentor, investor, tim CSR perusahaan, pelatih, hingga mitra dari komunitas," kata Professor Wong Poh Kam, Senior Director NUS Entrepreneurship Centre.

Alipay-NUS Enterprise Social Innovation Challenge akan diadakan di Singapura, Malaysia, dan Indonesia. Pendaftaran akan dibuka secara online di situs resmi mereka dan ditutup pada bulan Januari 2019.

Dalam putaran pertama, juri akan menentukan tiga pemenang utama dari setiap negara, yang masing-masing akan mendapatkan hadiah uang tunai senilai SGD 10 ribu (sekitar 105 juta rupiah). Sembilan finalis ini akan diundang untuk mengikuti babak final di Singapura pada bulan Maret 2019, untuk memperebutkan hadiah utama, yaitu uang tunai SGD 50 ribu (sekitar 526 juta rupiah).

Tim pemenang tidak hanya mendapatkan hadiah uang tunai untuk diinvestasikan pada kegiatan sosial mereka, namun juga akan mendapatkan bantuan untuk mempercepat pertumbuhan mereka melalui jejaring, pengajaran, dan kesempatan bekerja sama dengan Ant Financial, NUS, dan mitra-mitra lain dalam ekosistem mereka.


(asj/asj)