Go-Jek Takkan Buka Suspend Massal, tapi...

Go-Jek Takkan Buka Suspend Massal, tapi...

Virgina Maulita Putri - detikInet
Jumat, 23 Nov 2018 20:35 WIB
Driver Go-Jek. Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Dalam seminggu terakhir, mitra Go-Jek di kota Medan, Sumatera Utara dan Pontianak, Kalimantan Barat melakukan demo kantor perusahaan ride-hailing tersebut. Kedua demo tersebut memprotes berbagai isu seperti penyesuaian tarif, fake GPS, hingga perkara suspensi.

VP Corporate Affairs Go-Jek, Michael Say mengatakan bahwa demo itu merupakan hak mitra untuk menyampaikan aspirasi. Namun, ia tak habis pikir dengan adanya permintaan tentang pencabutan suspensi massal oleh para mitra.

"Open suspend itu satu hal yang agak aneh permintaannya. Jadi nggak mungkin ada pemutihan masal," ujar Michael saat diskusi dengan media di kantor pusat Go-Jek, Jakarta Selatan, Jumat (23/11/2018).




Michael pun menjelaskan bahwa pencabutan suspensi secara massal tidak mungkin dilakukan karena Go-Jek ingin menjaga kualitas layanan. Ia menambahkan, walaupun suspensi ini tidak dapat dicabut secara langsung pihaknya akan terus memperbaiki sistem dan mekanismenya agar lebih transparan.

"Biar lebih transaparan jadi nanti mitra tahu kalau di-suspend kenapa dan tingkat kesalahannya pun seperti apa," ujar Michael.

VP Drivers Community Go-Jek Jaka Wiradisuria mengatakan, saat ini pihaknya sedang menggodok sistem suspensi yang baru bersama dengan komunitas. Ia sendiri berdiskusi dengan lebih dari 4.000 komunitas mitra dari seluruh Indonesia melalui forum Kopdar Mitra Go-Jek.

"Dari Kopdar kami sadari yang namanya suspend itu menjadi momok dari mitra," ujar Jaka dalam kesempatan yang sama.

"Kami sejak bulan Agustus dan September kami secara continued mencoba untuk mendengar masukan dari para mitra. Apa aja sih kesulitan-kesulitan yang mereka hadapi terkait dengan suspend," sambungnya.




Menampung masukan dari seluruh komunitas yang berkaitan dengan suspensi, katanya, memang tidak mudah. Tapi saat ini mekanisme suspensi yang baru sedang dalam proses penggodokan dan akan segera diluncurkan. "Saat ini sedang dalam proses penggodokan yang dalam waktu dekat memang akan kami luncurkan."


(fyk/krs)