Rabu, 14 Nov 2018 20:00 WIB

Innocreativation

Mau Bikin Startup di Indonesia? Ini Tipsnya

Tia Reisha - detikInet
Foto: Tia Reisha/detikcom Foto: Tia Reisha/detikcom
Surabaya - Tips bikin startup ini dicetuskan GM Youth & Community Jawa Bali Telkomsel Endra Diputra dalam acara Innocreativation di Grand City, Surabaya, Rabu (14/11/2018).

Telkomsel pada dasarnya memang punya fokus tersendiri ke dunia startup, seiring dengan komitmennya untuk turut membangun dunia startup yang lebih maju di Tanah Air. Hal ini terbukti dengan digelarnya ajang The NextDev besutan Telkomsel sehingga para pendiri startup bisa berkompetisi sekaligus mendapat wawasan yang lebih luas.




"Intinya startup itu soal mode yang punya visi. Visi mencapai sesuatu, membuat solusi untuk sesuatu tapi tidak hanya solusi saja. Ide itu divariasi dan skala bisnisnya ditingkatkan," ujar Endra.

Selanjutnya, Endra mengatakan setiap pendiri startup mesti menghadapi proses yang tidak mudah. Namun, proses ini merupakan satu langkah yang bisa membantu menciptakan solusi dan ide baru.

"Proses dari startup itu adalah proses yang harus diikuti supaya dia bisa memvalidkan solusi dia. Semua orang bisa punya ide untuk startup, setiap orang bisa punya ide luar biasa tapi ide itu harus divalidasi dulu," katanya.

"Seringkali asumsi kita menjadi startup itu harus divalidasi secara giat, misal tahu pangsa pasar, kita bisa bikin mockup dulu. Kita kasih solusi ini biar divisikan dalam sebuah startup yang akan dibawa," imbuhnya.

Endra juga mengungkapkan pengetahuan terkait ekosistem merupakan langkah penting dalam mendirikan startup. Ekosistem ini, lanjutnya, merupakan kebutuhan seperti apa yang dibutuhkan oleh customer ke depannya.

"Punya visi yang jelas, 'why am I here?', kenapa ini mesti ada. Tapi tidak cuma itu. Ternyata dalam perjalanannya banyak orang yang kurang tahu apa ekosistemnya," tegasnya.

Para pendiri startup juga harus tahu siapa yang nantinya akan membiayai hasil karya yang sudah mereka ciptakan atau disebut funding. Hal ini juga yang diberikan Telkomsel dalam program The NextDev.



Di samping itu, Endra mengatakan bahwa startup yang baik dimulai dari sebuah tim yang solid. Tim yang solid, menurutnya, harus beranggotakan orang-orang dengan latar belakang yang berbeda tapi memiliki visi yang sama.

"Pengalaman yang saya lihat selama 4 tahun di The NextDev ini seringkali satu tim itu visinya sama. Kemudian biasanya saya lihat mereka dari background yang berbeda. Bukan jurusan kuliahnya, tapi interest-nya. Dari interest yang berbeda, melihat satu visi yang sama, kemudian mereka mencoba mencari solusi problem itu," pungkas Endra.


(ega/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed