Senin, 12 Nov 2018 11:32 WIB

Menjajal Bonceng, Aplikasi Ojek Online Terbaru

Virgina Maulita Putri - detikInet
Driver Bonceng. Foto: Dok. Bonceng Driver Bonceng. Foto: Dok. Bonceng
Jakarta - Indonesia kedatangan satu aplikasi ride hailing baru yang disebut buatan anak negeri. Aplikasi yang disebut Bonceng ini sudah diperkenalkan pada 10 November, bertepatan dengan Hari Pahlawan.

Seperti aplikasi ride hailing kebanyakan, Bonceng menawarkan tiga layanan yaitu Bonceng Motor, Bonceng Mobil serta Bingkis (layanan antar paket). Bedanya Bonceng katanya tidak memotong biaya order transaksi dan seluruhnya menjadi milik driver.

Dalam keterangan tertulisnya, Bonceng juga tidak memiliki tarif per kilometer seperti aplikasi ride hailing lain. Bonceng menggunakan sistem kluster berdasarkan radius jarak perjalanan yang dikelompokkan dalam beberapa harga yang bulat.



detikINET pun penasaran dengan bagaimana aplikasi ini dibandingkan dengan aplikasi lain yang telah ada. Aplikasi Bonceng untuk penumpang dan driver sendiri telah tersedia di Google Play Store, tapi baru akan tersedia di Apple App Store.

Menjajal Bonceng, Aplikasi Ojek Online Terbaru Foto: istimewa


Saat ini, aplikasi Bonceng di Play Store telah diunduh lebih dari 10.000 kali, dengan rating 4,0 dari 393 review.

Ketika mencoba aplikasi ini, detikINET masih banyak mengalami bug. Ketika mencoba untuk membuat akun baru, aplikasi selalu tersendat di halaman pendaftaran.

Ketika diminta memasukkan one time passwords (OTP) yang dikirimkan lewat SMS, pendaftaran tersendat kembali dan muncul peringatan bahwa alamat email telah digunakan serta koneksi yang digunakan lambat. Padahal alamat email yang digunakan belum pernah digunakan sebelumnya, dan ponsel yang digunakan terhubung dengan Wi-Fi yang stabil.


Tonton video: Kenalkan Ini Bonceng, Pesaing Baru Go-Jek dan Grab!

[Gambas:Video 20detik]



Ulasan dari beberapa pengguna di Play Store juga mengeluhkan hal yang sama. Beberapa ada yang mengeluhkan tidak bisa memasukkan referral code saat mendaftar.

Ada juga yang mengeluhkan antarmuka yang kurang ramah. Sebagian besar pengguna juga menyarankan agar Bonceng memperbaiki aplikasinya terlebih dahulu.




(fyk/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed