Tarsier, Bantu Hindari Kecelakaan Pesawat
- detikInet
Jakarta -
Kecelakaan pesawat yang disebabkan kegagalan lepas landas, kini bisa dieliminir. Pasalnya, kini ada sistim radar yang mampu mendeteksi puing-puing meski berukuran sangat kecil. Sistim radar itu dikenal dengan nama Tarsier.Rencananya tahun depan, bandara pertama di dunia yang akan mengadopsi sistim radar ini adalah Vancouver International Airport. Radar terkait bisa mendeteksi potongan-potongan puing sampai ke ukuran paling kecil di landasan pesawat dengan akurasi tepat.Vancouver International Airport, yang berada di Pantai Barat Kanada, hingga saat ini sudah membeli empat unit radar Tarsier.Tarsier yang dikembangkan oleh perusahaan Inggris, QinetiQ dibuat menyusul insiden kecelakaan Concorde yang terjadi Juli 2000 silam di Bandar Udara Paris Charles de Gaulle. Tragedi ini menewaskan 113 orang.Bencana tersebut diakibatkan oleh sepotong logam yang terlepas dari jet lain. Logam tersebut menusuk ban pesawat hingga bocor dan menyebabkan kerusakan sekunder.Resolusi gelombang radar yang tinggi -- hingga mencapai satuan milimeter -- dapat mendeteksi benda berukuran lima sentimeter dari jarak tiga meter, pada ketinggian hingga dua kilometer."Alat ini bahkan bisa menentukkan apakah benda tersebut terbuat dari logam, plastik, kaca, kayu atau jasad hewani," ujar Craig Richmond, Wakil Presiden Pelaksana Vancouver Internasional Airport Authority, seperti dikutip detikinet, Selasa (16/8/2005) dari AFP.Tarsier dilengkapi dengan piranti lunak komputer yang bisa mengidentifikasi benda pengganggu tersebut. Serta Global Positioning System (GPS) untuk menunjukkan langsung lokasi benda agar pembersihan puing-puing segera dapat dilakukan.Selama ini, pemeriksaan puing-puing di landasan pesawat masih dilakukan secara manual. Yakni dengan cara staf turun ke landasan dengan peralatannya untuk membersihkan landasan. Padahal metode seperti itu memakan waktu lama dan biaya mahal. Karena human error atau kesalahan manusia tidak bisa dihindari."Metode lama itu bisa menunda penerbangan yang akan masuk atau keluar," tandas Richmond.Bandar udara Vancouver Internasional juga mendapat mendapat kesempatan uji coba penuh sistim radar teranyar ini tahun 2004 lalu.Setelah sebelumnya Tarsier sudah diuji di Bandar Udara John F. Kennedy International New York, Bandar Udara Heathrow London dan di pangkalan angkatan udara Amerika Serikat di Texas.Richmond mengatakan bahwa selama uji coba, Tarsier bisa mendeteksi kawanan burung dan botol air plastik di malam hari pada jarak lebih dari satu kilometer.Sistem anyar itu akan bernilai US$ 1,2 juta, kata Steve Brittan, Direktur pelaksana QinetiQ Airport Radar. "Itu tidak mahal ketimbang harus merogoh saku dalam-dalam sekitar US$ 4 miliar setahun buat perbaikan pesawat," tandas Steve lagi.
(ien/)