Sabtu, 18 Agu 2018 11:07 WIB

Pasangan Ini Kecele Bayar Fotografer Kacangan Rp 28 Juta

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Salah satu hasil pemotretan di hari pernikahan seharga Rp 28 juta. Foto: Facebook/Ivan Tan Salah satu hasil pemotretan di hari pernikahan seharga Rp 28 juta. Foto: Facebook/Ivan Tan
Jakarta - Pasangan di Singapura menjadi viral lantaran membagikan hasil foto di hari pernikahannya. Sayangnya, bukan estetika di dalamnya yang membuatnya viral, namun justru buruknya kualitas gambar jadi penyebab foto-foto pernikahannya mendapat banyak komentar dari netizen.

Adalah Ivan Tan, selaku mempelai pria, yang mengunggah foto-foto tersebut di akun Facebook miliknya. Ia mengaku hari pernikahannya sudah berlangsung tiga bulan lalu.


"Akhirnya kami memutuskan untuk mengunggah foto-foto yang sangat buruk di hari pernikahan kami. Ini seharusnya jadi momen yang membahagiakan dan menjadi kenangan indah, tapi malah menjadi sangat mengecewakan," tulisnya.

Buruknya kualitas foto tampak dari hasil sesi pemotretan yang mereka lakukan di luar ruangan. Ivan mengklaim 90% dari gambar-gambar tersebut overexposure.

"Saudara-saudara kami menghabiskan waktu hampir 2 jam di bawah terik Matahari dan ini yang kami dapat. Kami sulit melihat wajah dan badan kami. Benar-benar seperti hantu," tulis Ivan.

Hasil foto di pernikahan pasangan asal Singapura yang overexposure.Hasil foto di pernikahan pasangan asal Singapura yang overexposure. Foto: Facebook/Ivan Tan

Parahnya lagi, untuk hasil foto yang mengecewakan itu, Ivan beserta istri harus membayar sekitar 2.700 dolar Singapura (Rp 28 juta). Harga tersebut merupakan paket yang terdiri atas fotografi, videografi, dan photobooth.

Lalu, mereka pun menyuarakan keluhannya kepada Reflection Photography selaku pihak penyedia jasa. Nahas bagi Ivan dan pasangan, jawaban yang diterimanya juga tidak memuaskan.

"Mereka mengaku telah melihat foto-fotonya, dan menganggap itu bagus. Bahkan mereka mengaku untuk pertama kalinya mendapat keluhan seperti ini. Fotografer yang ditugaskan pun disebut sudah sangat baik dengan pengalaman memotret di pernikahan lebih dari 10 kali," tulisnya.


Di akhir unggahannya, Ivan menyarankan untuk berhati-hati dalam memilih jasa fotografi untuk momen-momen spesial seperti pernikahan. Ia pun turut menyesal karena tidak memerhatikan rekam jejak dan portofolio dari fotografer yang bertugas pada hari pernikahannya itu.

Unggahannya ini pun sudah mendapatkan lebih dari dua ribu komentar. Selain itu, sebanyak lebih dari 4 ribu netizen sudah membagikannya. (mon/fyk)