Senin, 23 Jul 2018 23:29 WIB

Shoppertainment, Kunci Meningkatkan Penjualan di Toko Fisik

Jeff Schmitz - detikInet
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock
Jakarta - Teknologi ritel in-store berkembang dengan sangat pesat, dan tren yang sedang naik daun tahun 2018 adalah 'Shoppertainment', tren yang didorong oleh generasi milenial, di mana mencuci mata di pusat perbelanjaan merupakan pengalaman yang sama menariknya dengan pulang ke rumah dengan membawa suatu produk.

Karena semakin banyak pebisnis ritel berupaya untuk meningkatkan daya tarik mereka terhadap para pembeli ini, jumlah pengunjung pun meroket, meskipun tidak begitu berpengaruh pada peningkatan penjualan di toko.

Prediksi ini merupakan kabar yang kurang menyenangkan bagi para pebisnis ritel dengan toko fisik, terutama ketika investasi mereka untuk menghadirkan hiburan tidak menghasilkan apa-apa, namun tersedia solusi yang dapat membalikkan tren ini.

Global Shopper Study 2018, survei tahunan Zebra Technologies ke-10 yang menganalisis kepuasan pembeli dan tren teknologi ritel, mengungkapkan metode-metode dimaksud dan menjelaskan mengapa metode-metode tersebut harus lebih diterapkan secara luas.

Studi ini mengungkapkan bahwa para pedagang telah menempuh beragam cara dalam satu dekade terakhir untuk meningkatkan pengalaman belanja in-store, sementara ekspektasi pembeli terus meningkat pada tingkat yang luar biasa, dan sangat bervariasi antar generasi.

Generasi muda kini memimpin tren 'shoppertainment', di mana lebih dari setengah (55%) generasi milenial mengaku bahwa mereka mencuci mata atau mencari-cari produk untuk dibeli sebanyak lima kali atau lebih dalam sebulan.

Hampir setengah (46%) dari konsumen yang disurvei menyatakan bahwa mereka mencuci mata di toko fisik, namun berbelanja online untuk membeli barang-barang yang mereka inginkan, di mana 60% mengatakan bahwa diskon yang tersedia online merupakan salah satu alasan utama untuk berbelanja dengan cara seperti itu.



Pengalaman ritel tidak lagi hanya terjadi di toko atau bahkan online, namun terjadi di mana-mana. Para pembeli dihadapkan dengan lebih banyak pilihan berbelanja dibandingkan sebelumnya dan hanya akan memilih pengalaman yang lancar di setiap titik interaksi dengan satu merek.

Pengalaman dimaksud mencakup semuanya mulai dari akurasi inventaris di situs web pedagang ritel, tingkat layanan di toko fisik hingga pengalaman pengiriman dan, tentu saja, kepuasan mereka atas produk kiriman.

Oleh karena itu, dengan mereplikasi kenyamanan dan keunggulan harga dari berbelanja online di toko fisik, pebisnis ritel yang cerdas lebih siap untuk bersaing dengan pasar online dan e-retailer dibanding dengan anggapan awal.

Hampir sepertiga (32%) dari para pembeli mengakui bahwa pelayan toko ritel yang membantu mendorong mereka untuk berbelanja lebih banyak, sementara lebih dari setengah (52%) meyakini bahwa mereka memperoleh pengalaman berbelanja yang lebih baik ketika pelayan toko ritel memanfaatkan teknologi.

Teknologi canggih telah memainkan peran dalam peningkatan ekspektasi pelanggan yang pesat, tetapi juga menghadirkan solusi untuk memenuhi ekspektasi tersebut. Pelayan toko yang diperlengkapi dengan tool teknologi yang tepat lebih siap untuk melayani pelanggan dan meningkatkan profitabilitas bisnis ritel.

Dengan peningkatan visibilitas, informasi real-time dan wawasan yang dapat ditindaklanjuti yang dimungkinkan oleh teknologi, seperti kapan dan di mana suatu produk tersedia atau penawaran yang disesuaikan bagi pelanggan setia, toko fisik dapat menghadirkan pengalaman online ke dalam kehidupan nyata.

Harga dan pengalaman yang dipersonalisasi merupakan kunci, di mana lebih dari dua pertiga (68%) konsumen mengatakan bahwa mereka ingin para pelayan toko ritel menggunakan perangkat untuk menawarkan diskon kepada mereka di dalam toko.

Dorongan untuk menyederhanakan dan mendigitalkan pengalaman di dalam toko fisik telah meningkatkan persaingan antar pebisnis ritel dalam lingkungan yang memang sudah amat kompetitif.

Toko-toko fisik dengan cepat memperluas kemampuan e-commerce mereka, sedangkan para pebisnis ritel yang hanya berdagang online kini tengah berusaha mengembangkan toko fisik. Para pebisnis ritel harus selalu berinovasi di bagian depan toko, belakang toko dan di pusat distribusi. Tidak ada area yang tertinggal.

Pesannya jelas: langkah sederhana seperti melengkapi staf ritel dengan perangkat terhubung yang lebih canggih seperti tablet atau komputer mobile, serta memberikan mereka keleluasaan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan melalui informasi atau diskon, akan membantu para pebisnis ritel tradisional untuk bersaing dalam lingkungan omnichannel yang terus berkembang.



'Shoppertainment' menunjukkan bahwa pengalaman di dalam toko tetap merupakan komponen inti dalam perjalanan pembeli, dan pedagan ritel perlu memanfaatkan peningkatan laju pembeli ke toko fisik dengan mengembangkan pengalaman belanja yang lebih dipersonalisasi dan menarik bagi para konsumen.

Meningkatnya ekspektasi pelanggan terus mendorong transformasi ritel dan meningkatkan investasi teknologi. Tren 'shoppertainment' mendorong para pedagang ritel untuk berinvestasi di dalam toko fisik mereka.

Namun, penting juga untuk memahami bahwa peningkatan jumlah pengunjung tidak selalu meningkatkan jumlah penjualan. Pebisnis ritel perlu memfokuskan investasi pada pengalaman dan layanan dipersonalisasi yang tepat bagi para pelanggan saat memasuki toko, dan investasi ini termasuk penggunaan teknologi terbaru.

Jeff Schmitz, Chief Marketing Officer, Zebra TechnologiesPenulis: Jeff Schmitz, Chief Marketing Officer, Zebra Technologies Foto: Jeff Schmitz
(rou/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed