Meski Penulisnya Gelap
Cina Terbitkan e-book Harry Potter Bajakan
- detikInet
Jakarta -
Selama kurang dari 24 jam setelah buku Harry Potter edisi bahasa Inggris terlempar ke pasaran di Beijing, Cina akhir minggu lalu, sebuah versi buku elektroniknya (e-book) tiba-tiba muncul di internet. Penulisnya? Anonim! Ketersediaannya pun cuma-cuma...Sementara itu J.K. Rowling sudah sejak lama memperingatkan pembaca akan kemungkinan mumculnya Harry Potter seri teranyar--Harry Potter and the Half-Blood Prince-- dalam versi buku elektronik 'tanpa izin'.Di Cina sendiri, buku berseri yang penuh dengan fantasi dan imajinasi tinggi ini amat digemari. Kepopuleran cerita sempat membuat buku tiruannya muncul tahun 2002 di Cina. Sebuah buku tiruan yang disinyalir ditulis oleh seorang penulis 'gelap' berkebangsaan Cina ini berjudul 'Harry Potter and Leopard-Walk-Up-To-Dragon'. Si penulis 'gelap' ini memalsukan nama Rowling sebagai penulisnya.Sebuah electronic bulletin board yang aksesnya dilindungi password, memberitakan bahwa seri ke-6 Harry Potter versi e-book sudah tidak lagi beredar. Ini diketahui dari sebuah chatroom berlabel 'Harry Potter' yang jika diakses kerap memunculkan tanda 'error message'.Administrator Bulletin Board System (BBS), yang berafiliasi dengan Tsinghua University--institusi riset paling bergengsi seantero Cina--belum dapat dihubungi untuk berkomentar.Seorang ahli penerbitan mengatakan seperti dilansir Reuters dan dikutip detikinet Jumat (22/7/2005), sangatlah mudah untuk dapat menyediakan buku tebal itu tersedia di internet dalam sehari. Modalnya cuma kerjasama yang kuat dan sebuah kamera digital.Departemen Perlindungan Hak Cipta Pemerintah Cina melalui juru bicaranya menegaskan,"Jika tidak ada versi elektronik yang sah atau legal, maka hak penulis asli sudah jelas disalahi."Sebagai informasi tambahan, semua toko buku yang ada di Beijing dikabarkan telah berhasil menjual 5000 salinan buku hardcover dengan harga 178 yuan (Rp 215 ribu) per buku. Phew, Harry Potter memang fenomenal!
(ien/)