Senin, 25 Jun 2018 09:00 WIB

Teknologi Cetak 3D Bantu Transplantasi Ginjal Bocah 3 Tahun

Indissa Salsabila - detikInet
Dexter bersama sang ayah. Foto: The Telegraph Dexter bersama sang ayah. Foto: The Telegraph
Jakarta - Kemajuan teknologi lagi-lagi membantu menyelamatkan nyawa seseorang. Kini giliran bocah berusia tiga tahun yang mendapatkan transplantasi ginjal dari sang ayah dengan bantuan teknologi cetak 3D.

Sebuah Rumah sakit di Britania Raya menjadi pionir dalam penggunaan teknologi cetak 3D untuk melakukan transplatasi rumit dari ginjal orang dewasa kepada ginjal anak kecil.
Adalah Dexter clark, bocah beurumur dua tahun asal Berkshire, Inggris lahir dengan beberapa permasalahan pada ginjalnya yang membuat ia hanya dapat makan melalui sebuah tabung makan.

Meskipun sang Ayah dengan senang hati untuk mendonorkan ginjalnya kepada sang anak, namun ukuran sang anak yang masih kecil dirasa tidak akan cocok dengan ukuran ginjal sang ayah yang merupakan ginjal ukuran orang dewasa.



Beruntungnya Dexter kini hidup di zaman dengan teknologi yang sangat berkembang sehingga kini permasalahan mengenai ukuran transplantasi dapat diatasi. Para dokter dari Guys' and St Thomas' NHS Foundation Trust memindai ginjal sang ayah dan perut sang anak dengan teknologi cetak 3D untuk melihat kemungkinan melakukan tranplantasi, serta mencari tahu cara terbaik untuk dapat menempatkan ginjal sang ayah kedalam tubuh sang anak.

Emily Clark, ibu dari Dexter, mengungkap bahwa sesungguhnya mereka tahu bahwa operasi yang dilakukan akan sangat rumit. Akan tetapi, ketika mengetahui bahwa para ahli bedah merencakanan operasi dengan teknologi cetak 3D yang persis cocok dengan anatomi sang suami dengan perut sang anak, ia jadi lebih tenang dan yakin.

"Kami berharap bahwa kasus Dexter ini dapat menawarkan keluarga lain yang mengalami hal yang sama sebuah kepastian bahwa teknologi mutakhir, seperti pencetakan 3D, dapat membantu ahli bedah untuk bekerja lebih baik lagi," ujarnya seperti detikINET lansidr dari The Telegraph, Senin (25/6/2018).

Emily mengatakan bahwa sejak transplantasi dilakukan kepada sang anak, Dexter akhirnya dapat menikmati makanan padat untuk pertama kalinya.

Teknologi Cetak 3D Bantu Transplantasi Ginjal Bocah 3 TahunFoto: The Telegraph


Sementara itu, Pankaj Chandak, salah satu petugas transplantasi di Guy's and St Thomas mengatakan bahwa Teknologi model cetak 3D memiliki kemampuan untuk mencetak anotomi pasien memiliki yang berbeda-beda. Dengan seluk beluk pembuluh darah yang terlihat jelas, memungkinkan para ahli bedah untuk membedakan hubungan anatomi kritis antar struktur.

"Bahan cetak yang fleksibel juga memungkinkan kami untuk lebih baik dalam meniru fleksibilitas berbagai organ di dalam perut sebagai simulasi untuk melakukan pembedahan." Tambahnya.

Ia juga menjelaskan bahwa teknologi ini memiliki potensi untuk meningkatkan dan membantu proses pengambilan keputusan, baik pada saat sebelum pemebedahaan maupun pada saat di ruang operasi. Teknologi cetak model 3D ini benar-benar membantu dalam keamanan operasi yang cenderung sangat rumit.

Para ahli bedah menggunakan presisi, mesin cetak multi-material 3D yang dibuat oleh perusahaan perawatan kesehatan Stratasys dalam menolong pasiennya untuk melakukan transplantasi.

Direktur Pemasaran Stratasys mengatakan bahwa Guy's and St Thomas' NHS Foundation Trust mendorong batasa-batas mengenai apa yang dapat dicapai dengan menggunakan pencetakan 3D multi-material dalam bidang perawatan kesehatan.

"Teknologi cetak 3D ini memungkinkan para dokter untuk melakukan perencanaan dan praktik lebih baik lagi, serta menentukan pendekatan bedah yang terbaik untuk diterapkan kepada pasien," ujarnya.

Kasus ini menjadi sebuah harapan agar kedepannya lebih banyak lagi orang yang dapat memperoleh manfaat dari kemajuan teknologi yang selalu terus berkembang.

(afr/afr)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed