BERITA TERBARU
Selasa, 22 Mei 2018 02:45 WIB

Go-Food Laku Keras, Orderan Naik 450% Saat Sahur

Raden Fadli Sumawilaga - detikInet
Foto: detikINET/Raden Fadli Sumawilaga Foto: detikINET/Raden Fadli Sumawilaga
Jakarta - Kemudahan dalam memesan makanan membuat layanan Go-Food laku keras. Khususnya bagi pelanggan yang mau berpuasa tapi tak mau repot masak untuk santap sahur.

Dari catatan Go-Jek, terjadi perubahan perilaku pelanggannya sejak hari pertama puasa di bulan suci Ramadan tahun ini. Banyak pelanggannya yang memanfaatkan jasa order makanan lewat Go-Food.

"Berdasar data internal kami, terdapat perubahan tren perilaku konsumen selama Ramadan. Salah satu contohnya adalah pesanan Go-Food yg meningkat tajam hingga 450% saat waktu sahur," kata Chief Corporate Affairs Go-Jek Indonesia, Nila Marita di Jakarta, Senin (21/5/2018).



Tak hanya Go-Food yang laku keras. Layanan Go-Ride pun jadi andalan bagi pengguna yang mau beribadah ke masjid tanpa perlu repot-repot membawa kendaraan sendiri.

"Pesanan Go-Ride ke masjid-masjid populer di Jakarta pun terjadi kenaikan pesanan hingga 58% di minggu pertama Ramadan," masih kata Nila yang ditemui di area Gelora Bung Karno, Jakarta.

Cari 'Pahala'

Kenaikan trafik Go-Ride pun ternyata berkat program Ramadan yang digenjot Go-Jek. Lewat program yang diberi nama #CariPahala, ada fitur penunjuk masjid terdekat dimana pengguna dapat langsung memesan Go-Ride untuk menuju masjid yang dipilih.

Uniknya, dalam program itu, kita bisa ikut mencari 'Pahala'. Pengguna Go-Ride dan Go-Food yang beruntung akan menemukan driver yang bernama 'Pahala', dengan atribut khusus Ramadan berupa jaket dan helm yang berbeda dari driver pada umumnya.

"Apabila pengguna menemukan driver tersebut, maka akan mendapatkan voucher dari driver," lanjut Nila.



Selain itu, Nila menjelaskan tak hanya Go-Ride dan Go-Food, hampir semua layanan Go-Jek menawarkan beragam fitur khusus Ramadan, mulai dari Go-Tix, Go-Points hingga Go-Life.

Go-Food Laku Keras, Orderan Naik 450% Saat SahurFoto: detikINET/Raden Fadli Sumawilaga


Pada kesempatan yang sama, Managing Director Go-Pay Budi Gandasoebrata menjelaskan mengenai program kemudahan sedekah digital menggunakan layanan uang digitalnya.

"Tahun ini, kami bekerja sama dengan BAZNAS, menghadirkan layanan sedekah dan donasi secara online melalui scan QR code. Jadi, pengguna aplikasi Go-Jek dapat dengan mudah bersedekah tanpa batas minimum nominal selama saldo Go-Pay mencukupi," kata Budi.

Ia menyebutkan, QR code Go-Pay untuk donasi BAZNAS ini dapat ditemui di berbagai lokasi di Jabodetabek, seperti billboard, commuter line dan area stasiun kereta. Selain itu, poster QR code ini akan terdapat di booth BAZNAS yang terdapat di 12 pusat perbelanjaan dan 20 gedung perkantoran.

Insentif Driver

Vice President Brand Marketing Go-Jek Indonesia Cissylia Stefani mengatakan bahwa program Ramadan ini tak hanya diberikan untuk pengguna aplikasi Go-Jek saja, melainkan para driver juga.

Go-Food Laku Keras, Orderan Naik 450% Saat SahurFoto: detikINET/Raden Fadli Sumawilaga


"Untuk Ramadan kali ini terdapat program bertajuk Rantai Kebaikan untuk mitra pengemudi atau driver. Di antaranya driver 'Pahala' ini adalah top driver kami yang mendapatkan manfaat dari program #CariPahala," ujarnya.

Cissylia pun menambahkan program #CariPahala ini akan terdapat di 10 kota dengan 20 driver dengan atribut khusus. Selain itu, para driver juga akan diberikan program Bikin Teduh yaitu pembenahan basecamp para mitra driver. Lalu ada acara Bukber Nusantara Mitra Go-Car dan program mudik untuk mitra driver dengan keluarga. (rou/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed