BERITA TERBARU
Senin, 14 Mei 2018 12:08 WIB

Marak Pengeboman, Netizen: Jangan Bantu Sebar Teror

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Foto: 9to5mac Foto: 9to5mac
Jakarta - Rentetan aksi pengeboman yang dikaitkan dengan aksi terorisme membuat netizen mengingatkan untuk tidak membantu pelaku dalam menyebarkan ketakutan.

Sejak kemarin, sudah terdapat tiga insiden pengeboman yang terjadi, dengan dua di antaranya bertempat di Surabaya, sedangkan satu lagi di Sidoarjo. Tak ayal, aksi ini pun menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial.

Salah satu yang patut diperhatikan adalah penyebaran foto, video, maupun informasi yang berkaitan dengan peristiwa pengeboman. Mengingat apa yang menyebar di media sosial dan platform berbagi pesan bisa memiliki dampak tertentu, netizen pun mengingatkan untuk menahan jempol dalam membagikan hal-hal yang justru dapat memperkeruh suasana.

Salah satunya datang dari Kementerian Pertanian. Melalui akun Twitter miliknya, pihak Kementan menyarankan untuk tidak membagikan foto atau video korban penyerangan karena itu sama saja dengan mewujudkan keinginan pelaku, yaitu menyebarkan ketakutan.

Sedangkan warganet lain fokus dalam penyebaran informasi menyimpang, atau hoax. Seorang pengguna Twitter mengingatkan untuk tetap berdoa sembari menyaring informasi agar tidak terjadi penyebaran hoax yang bisa membantu pelaku untuk menyebarkan teror.


[Gambas:Video 20detik]
















(jsn/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed