BERITA TERBARU
Senin, 07 Mei 2018 14:46 WIB

Menkominfo: BSD Bisa Jadi 'The Silicon Valley'

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Rudiantara di Apple Developer Academy BSD. Foto: Muhamad Imron Rosyadi/detikINET Rudiantara di Apple Developer Academy BSD. Foto: Muhamad Imron Rosyadi/detikINET
Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Rudiantara berkeyakinan Indonesia akan memiliki kawasan yang selevel dengan pusat startup Amerika Serikat, Silicon Valley.

Dia sekali lagi menegaskan bahwa pemerintah tengah serius dalam membangun ekonomi digital di Tanah Air. Hal tersebut diungkapkan dalam kedatangannya ke Apple Developer Academy di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang.



"Dalam membangun ekonomi digital, salah satu isu utama di dalamnya adalah talenta. Jika melihat soal talenta, secara global, maka kita akan tertuju pada 3B," ujarnya.

Ia menjelaskan, B yang pertama merupakan Bay Area, atau tepatnya San Francisco Bay Area yang terletak di California, Amerika Serikat. Di sanalah Silicon Valley berada, persisnya di bagian selatan kawasan tepi laut tersebut. Selain itu, kantor pusat Apple pun juga berada di kawasan yang sama, tepatnya di Cupertino.

Rudiantara melanjutkan bahwa B yang kedua adalah Beijing, China. Sedangkan B ketiga adalah Bengaluru, atau kerap disebut juga sebagai Bangalore, yang berada di India.

Rudiantara: BSD Bisa Jadi 'The Silicon Valley'Foto: Muhamad Imron Rosyadi/detikINET


"Saya harap, Indonesia mampu memiliki sebuah daerah yang nantinya akan masuk ke jajaran 3B sekaligus mengubahnya menjadi 4B. Daerah itu bisa jadi adalah Bumi Serpong Damai," katanya.

Hal tersebut dikarenakan dipilihnya BSD sebagai lokasi akademi pertama Apple di Indonesia, sekaligus di Asia tenggara. Akademi tersebut ditujukan bagi para developer muda yang ingin belajar mengembangkan aplikasi sehingga mampu meningkatkan kualitas talenta dalam negeri.



Bagi pria yang kerap disapa Chief RA tersebut, kedatangan Apple Developer Academy sama sekali bukan akhir dari programnya bersama tim di belakangnya. Ia pun ingin melihat lebih banyak lagi partisipan di dalam akademi itu, yaitu para murid-murid yang mampu berperan serta dalam mendorong kemerataan ekonomi digital di indonesia.

"Saya baru saja pergi ke Washington. Di dunia saat ini, sudah tidak ada lagi yang namanya ekonomi konvensional maupun ekonomi digital. Yang ada hanya ekonomi saja. Hanya tinggal menunggu waktu saja bagi Indonesia untuk masuk ke dalam ekonomi ini," pungkasnya.

Saksikan video 20Detik untuk mengetahui seperti apa Apple Developer Academy di sini:

[Gambas:Video 20detik]

(rns/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed