Minggu, 25 Mar 2018 19:00 WIB

Facebook Krisis, Zuckerberg Tenangkan Karyawan

Fino Yurio Kristo - detikInet
CEO dan pendiri Facebook, Mark Zuckerberg. Foto: Reuters CEO dan pendiri Facebook, Mark Zuckerberg. Foto: Reuters
Jakarta - Facebook sedang jadi bahan bahasan karena 50 juta data penggunanya disalahgunakan oleh perusahaan Cambridge Analytica untuk kepentingan Pilpres Amerika Serikat. Sang pendiri dan CEO Mark Zuckerberg pun sibuk dibuatnya.

Setelah mengeluarkan pernyataan resmi dan minta maaf, Zuck pun menenangkan para karyawan Facebook. Facebook mengadakan pertemuan karyawan belum lama ini menghadirkan pengacara Facebook, Paul Grewal yang menjawab berbagai pertanyaan karyawan soal skandal Cambridge Analytica.

Kemudian seperti dikutip detikINET dari New York Times, dua sumber karyawan Facebook menyatakan Zuck sendiri hadir menemui para pegawai. Namun tidak dijelaskan secara detail apa yang ia katakan dalam pertemuan tersbut.



Sang sumber mengatakan moral karyawan Facebok saat ini sedang menurun karena berbagai kasus yang menimpa perusahaan. Dan tidak salah kalau Zuck sendiri turun tangan karena persaingan memperebutkan karyawan di Silicon Valley sangat ketat.

Bahkan kabarnya, sudah ada beberapa karyawan Facebook yang minta pindah ke divisi lain, seperti ke WhatsApp atau Instagram yang sejauh ini tidak tertimpa krisis besar.

Salah satu perekrut karyawan Facebook yang tak mau disebut identitasnya menyatakan ada kecemasan para karyawan top akan dibajak perusahaan lain. Ditambah lagi ada kabar minat untuk masuk Facebook merosot.

"Pada 10 tahun lalu, Facebook adalah tempat yang paling diinginkan oleh para lulusan kampus. Tapi tahun ini, para lulusan terbaik tidak lagi mencari kerja di sana," sebut Eric Schiffer, chairman Reputation Management Consultants.

Saksikan video 20Detik untuk mengetahui menurunnya peminat Facebook di sini:

[Gambas:Video 20detik]

(fyk/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed