Rabu, 21 Mar 2018 16:41 WIB

Dompet Digital Dana Diklaim Pintar dan Aman

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Startup Dana - Foto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan Startup Dana - Foto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan
Jakarta - Penetrasi internet dan smartphone yang tumbuh pesat kian meningkatkan jumlah transaksi online di Indonesia. Kondisi ini pun membuat layanan dompet digital kian menjanjikan.

Salah satu startup yang menamakan dirinya Dana mencoba untuk meramaikan industri finansial dengan merilis layanan dompet digital Dana. CEO Dana Vincent Iswara mengatakan bila hadirnya layanan dompet digital Dana diharapkan bisa meningkatkan kemampuan transaksi non-tunai masyarakat Indonesia.

"Saya sendiri termasuk orang yang sering ketinggalan dompet, baik di rumah atau di kantor. Bayangkan bila semua transaksi bisa dilakukan dengan menggunakan smartphone, yang notabene jarang sekali jadi barang yang ketinggalan," ujar Vincent di konferensi pers peluncuran Dana di XXI Senayan, Jakarta, Rabu (21/3/2018).

Menurut penuturan Vincent, penggunaan uang tunai dalam kegiatan sehari-hari sering kali menghalangi peningkatan produktivitas daya saing. Tak hanya itu, penggunaan uang digital juga bisa menghemat pengeluaran negara.

Dana Diklaim Sebagak Dompet Digital yang Pintar dan AmanCEO Dana Vincent Iswara - Foto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan


"90% transaksi yang terjadi di Indonesia saat ini menggunakan uang tunai. Negara menghabiskan Rp 3,5 triliun setahun dalam mencetak dan mendistribusikan uang. Dana siap mendukung transformasi Indonesia menjadi negara maju," papar Vincent.

Dana sendiri dibangun berdasarkan teknologi yang pintar dan aman. Dengan melibatkan banyak programer muda Indonesia yang kompeten dan berdedikasi tinggi saat ini membuat Dana cocok bagi masyarakat Indonesia.

Disebut pintar karena Dana akan menganalisa kebiasaan dari penggunananya. Kalau sudah terbiasa melakukan pembayaran dengan Dana dan pola kebiasaan sudah terlihat, ada kemungkinan tidak lagi menggunakan OTP.

"Semisal begini, Kalau beli pulsa sebulan dua kali, tapi tiba-tiba beli pulsa lebih dari itu maka akan dimintai verifikasi. Itu yang dinamakan smart and behavior," paparnya.

Sebagai permulaan Dana hadir dalam versi beta dan akan tersedia di beberapa aplikasi, di antaranya BBM, Bukalapak dan Tix.ID. Ke depan, jaringan kemitraan Dana dijanjikan akan terus diperluas dan layanan yang disajikan juga kian beragam.

"Ini memang baru rilis dan masih versi beta. Namun, kami bisa jamin keamanannya, sehingga konsumen tidak akan kehilangan dananya," pungkasnya. (jsn/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed