Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Blog Bisa 'Selamatkan' Stasiun TV?

Blog Bisa 'Selamatkan' Stasiun TV?


- detikInet

Jakarta - Gara-gara internet, stasiun televisi, terutama program berita, perlahan semakin kehilangan pemirsa. Belakangan, Blog diusung bagaikan 'juru selamat' siaran televisi. Turunnya jumlah pemirsa televisi, terutama pada siaran berita di stasiun televisi konvensional, marak terjadi di jaringan televisi Amerika Serikat (AS). Perkembangan serupa bukan tidak mungkin terjadi di Indonesia.Salah satu solusi yang 'ditawarkan' adalah membuat Blog bagi pembawa acara berita di televisi. Hal itu diharapkan bisa mendongkrak rating. Setidaknya itu pendapat Jeff Zucker, Presiden NBC Universal Television. Dalam sebuah konferensi mengenai penggunaan Internet broadband, Zucker berpendapat dalam waktu dua tahun ini pemberitaan di televisi akan mengalami banyak perubahan. "Ini adalah isu yang paling besar bagi divisi pemberitaan televisi tradisional," ujarnya seperti dikutip dari Cnet News.com oleh detikinet, Rabu (20/04/2005).Zucker juga bertanya-tanya mengapa presenter berita NBC belum juga membuat Blog. "Kami seharusnya mulai mencari komponen yang lebih interaktif, dan lebih banyak bereksperimen," ia menambahkan. Zucker saat ini mengepalai program berita NBC setelah ditinggalkan pendahulunya Tom Brokaw, seorang jurnalis veteran. Zucker mengaku sedang mempertimbangkan untuk membuat paling tidak dua blog. Masing-masing satu blog untuk dua pembaca berita NBC, Brian Williams dan Katie Couric.Gara-Gara Rathergate?Pandangan Zucker ini bisa dikaitkan dengan skandal 'Rathergate' yang beberapa waktu lalu terjadi di AS. Skandal tersebut menyebabkan mundurnya pembawa acara terkenal Dan Rather dari CBS. Mundurnya Rather sedikit banyak disebabkan oleh dikupasnya sebuah dokumen oleh para penulis Blog. Dokumen itu digunakan oleh CBS untuk meragukan masa tugas Presiden George W. Bush di National Guard. Para penulis Blog membongkar hal-hal yang mencurigakan dari dokumen itu, seperti bentuk huruf yang berbeda-beda. Buntutnya, para penulis Blog meragukan keabsahan dokumen yang digunakan CBS.Menurut sebuah survei dari Yahoo dan Mediaedge:cia, sebanyak 74 persen pengguna Internet broadband mengaku mendapatkan variasi berita lebih banyak dari Internet. Survei yang sama juga menyebutkan, waktu yang dihabiskan untuk mengakses internet mengurangi waktu menonton televisi pada 50 persen lebih rumah tangga di AS. (wsh/)




Hide Ads