Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
ICT dan Perempuan
Pemda Dukung Sosialiasi ICT Pusat
ICT dan Perempuan

Pemda Dukung Sosialiasi ICT Pusat


- detikInet

Jakarta - Dalam sosialisasi pengembangan kemampuan akses informasi untuk perempuan, upaya pemerintah pusat didukung sepenuhnya oleh pemerintah daerah. Meski hawa otonomi daerah terkesan membentuk pemerintah daerah cenderung independen dan terkesan 'tidak butuh pemerintah pusat', hal ini tidak tampak dalam usaha sosialisasi mengenai pentingnya perempuan menguasai teknologi informasi dan komunikasi (Information and Communication Technology. - ICT).Sosialisasi ini dilakukan atas kerjasama Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) dengan Pemerintah Propinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Hadir sebagai narasumber adalah perwakilan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan (www.menegpp.go.id), Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (www.apjii.or.id) dan lembaga nirlaba bidang TI ICT Watch (www.ictwatch.com). Sosialisasi yang dikemas dalam bentuk dialog dan diskusi ini, disambut baik oleh pejabat Gubernur Kalsel, Tursandi Alwi. Tursandi menyatakan dukungannya atas usaha yang dilakukan jajaran pemerintah pusat."Kami sangat mendukung usaha sosialisasi yang dilakukan pemerintah pusat," kata Tursandi di kediaman resminya di Banjarmasin, Rabu (23/3/2005), ketika menerima rombongan nara sumber. "Memang untuk memudahkan penguasaan ICT, harus ada pemahaman. Nah, pemahaman memang membutuhkan sosialisasi," imbuhnya.Kusumastuti, Deputi Sumber Daya Manusia Depkominfo menyampaikan hal tersebut kepada Gubernur. "Peran perempuan di Indonesia akan dapat ditingkatkan dengan menggunakan dan memahami ICT," tutur Kusumastuti.Hal yang sama juga disampaikan Irma Alamsyah Djaya Putra, Deputi I Bidang Pengembangan Informasi Kementrian Pemberdayaan Perempuan. "Perempuan seharusnya dapat memanfaatkan ICT, agar tidak hanya menjadi objek dalam perkembangannya yang pesat. Dan akan lebih baik kalau diadakan sosialisasi tentang TI kepada perempuan, secara rutin," paparnya.Menanggapi pernyataan kedua deputi dari institusi pemerintah pusat tersebut, Tursandi memaparkan bahwa jumlah perempuan di wilayahnya diperkirakan diatas 50 persen. Dengan kata lain, ada lebih banyak perempuan di daerah itu. "Setiap sosialisasi yang terkait dengan ICT, hendaknya menggunakan bahasa rakyat alias bahasa yang mudah dimengerti, mengingat pesertanya kebanyakan kaum ibu," ujarnya berpesan.Tursandi juga berpesan agar bisa dijalin kerjasama kedua institusi pemerintah (Depkominfo dan Kementrian PP) dengan organisasi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) setempat.Seusai melakukan diskusi singkat dengan Tursandi, rombongan kemudian segera bergegas ke tempat pelaksanaan dialog dan diskusi di Kantor Gubernur Kalsel di Banjarmasin, yang mengambil topik "Fasilitasi Pemberdayaan Perempuan dalam Pengembangan Kemampuan Mengakses Informasi". Acara tersebut dibuka oleh Kusumastuti, Deputi Sumber Daya Manusia - Depkominfo, dan dilanjutkan dengan pengantar dari Sekretaris Daerah Syarifudin Basri, mewakili Gubernur Kalsel.Acara diskusi dan dialog ini diikuti oleh kurang lebih 50 orang peserta yang seluruhnya perempuan. Para peserta mewakili berbagai bidang seperti: LSM perempuan, Dharma Wanita, IWAPI, pengurus PKK, jurnalis wanita, karyawati di lingkungan Pemda, pengurus koperasi atau UKM wanita, tokoh pendidikan dan agama, serta organisasi lainnya. Di akhir acara, Tursandi menutup acara, seraya berpesan agar kerjasama antara pusat dengan daerah dalam hal pemberdayaan ICT dapat terus dikembangkan dikemudian hari. (nks/)




Hide Ads