Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Sayembara US$10.000 Berakhir
Intel Temukan Artikel 'Hukum Moore' 1965
Sayembara US$10.000 Berakhir

Intel Temukan Artikel 'Hukum Moore' 1965


- detikInet

Jakarta - Pencarian Intel Corp. terhadap artikel yang menggambarkan pemikiran pendiri Intel, Gordon Moore, usai sudah. Artikel lawas bertahun 1965 yang memaparkan perkembangan teknologi silikon itu, telah ditemukan. Adalah David Clark, seorang insinyur dari Surrey, Inggris, memiliki majalah yang memuat artikel yang diidam-idamkan itu. Clark lalu menyerahkannya ke Intel, dan menukarnya dengan hadiah yang sudah dijanjikan, sebesar US$10.000 (Rp 97 juta).Pencarian Intel untuk menemukan artikel bersejarah itu, telah diumumkan di berbagai media, bebera waktu lalu. Sejak 11 April, Intel mengumumkan pencariannya terhadap artikel tersebut, sebagai peringatan ulang tahun Hukum Moore ke-40. Uang sepuluh ribu dolar dijanjikan, sebagai hadiah bagi mereka yang memiliki artikel yang ditulis di majalah Electronics Magazine.Artikel tersebut ditulis oleh Moore. Menjelaskan bagaimana komponen-komponen pada sirkuit terintegrasi (integrated sircuit), bisa bertambah menjadi dua kali setiap tahunnya. Artikel tersebut menjadi pondasi bagi Hukum Moore yang terkenal. Hukum ini telah menjadi aturan main bagi industri TI dalam beberapa dekade ini. Electronics Magazine menghentikan bisnisnya beberapa tahun lalu, sehingga eksemplarnya pun makin langka."Sejujurnya, saya tidak menyangka kalau responnya akan begini cepat. Sebelumnya, kami telah melakukan pencarian, tapi tidak berhasil menemukannya," kata Manny Vera, juru bicara Intel, seperti dikutip dari CNet News, Sabtu (23/4/2005).Beruntunglah Intel, karena Clark tekun mengoleksi bacaan. Pria ini menyimpan majalah-majalah tua di bawah lantai kayu rumahnya. Aktivitas ini dilakukannya selama puluhan tahun. Menurut Vera, Clark adalah satu dari puluhan orang yang menanggapi sayembara yang digelar Intel. Beberapa orang linnya menyerahkan hasil fotokopi majalah tersebut, dan ada juga yang sudah menghubungi Intel, tapi kemudian tidak bisa membuktikan bahwa mereka memiliki apa yang dicari Intel."Beberapa majalah sudah sangat lapuk," kata Vera. "Beberapa halamannya hilang, atau sampulnya sudah tidak utuh lagi," imbuhnya.Sementara Clark, memfotokopi majalah tersebut dengan baik dan segera mengirim fotonya ke situs lelang eBay, satu hari setelah Intel mengumumkan sayembaranya. eBay lalu menginformasikan hal ini kepada Intel melalui e-mail.Majalah tersebut kini sudah berpindah tangan dari Clark ke Intel. Segera setelah itu, majalah tersebut akan menjadi penghuni baru di museum Intel. (nks/)




Hide Ads