Memudahkan atau Menyusahkan?
Bayar Meteran Parkir Lewat Ponsel
- detikInet
Jakarta -
AS mengembangkan sistem pembayaran 'argo parkir' melalui ponsel. Iming-iming memanjakan pengemudi pun digeber. Inovasi yang memudahkan atau menyusahkan?Coral Gables, kota pinggiran di propinsi Florida, Miami, Amerika Serikat (AS), mengembangkan sistem pembayaran 'argo parkir' melalui ponsel. Iming-iming memanjakan pengemudi yang kekurangan 'uang receh' pun digeber. Inovasi yang memudahkan atau menyusahkan?"Inovatif," kata Mari Molina, Executive Director Gables Business Improvement District mengomentari inovasi pembayaran meteran parkir lewat ponsel. "Orang biasanya lupa mengambil tiket parkir ketika turun dari mobil," ujarnya seperti dilansir Associated Press, Kamis (16/6/2005).Dengan sistem tersebut, pengemudi kendaraan yang terdaftar cukup memasukkan nomor tempat parkir lewat ponsel. Biaya parkir secara otomatis masuk ke tagihan kartu kredit. Tagihan tersebut tercatat selama mobil yang diparkir masih berada di titik tersebut. Setelah meninggalkan area parkir, pihak operator akan memberitahukan rincian tagihan.Kota di pinggiran Miami yang mulai menawarkan sistem tersebut pada bulan ini telah mencatat lebih dari 250 orang pelanggan dengan jumlah meteran 4.753 unit.Agak RumitMenurut Kamran Saraf, mahasiswa kedokteran Universitas Miami, dia membutuhkan waktu enam setengah menit untuk memasukkan nomor kartu kredit, e-mail, plat nomor resmi dan nomor telepon."Cukup menarik," katanya. "Sebenarnya saya sudah memikirkan beberapa waktu lalu, 'Kenapa mereka nggak bayar lewat ponsel saja?'," paparnya sambil menyesali keberuntungan yang menurutnya bisa didapat olehnya, bila dia yang menciptakan teknologi tersebut.Paymint, perusahaan yang bermarkas di Toronto AS juga menawarkan layanan tersebut. Termasuk dalam layanan Paymint adalah salinan e-mail dari transaksi ditambah fitur untuk menelusuri penggunaan meteran parkir secara online. Layanan tersebut sudah diimplementasikan di beberapa lokasi di Ontario dan British Columbia, AS.Meskipun sedang digunakan oleh pelanggan Paymint, sistem meteran tetap menunjukkan tanda 'kadaluwarsa' jika jumlah koin tidak mencukupi. Akibatnya petugas parkir harus memeriksa satu per satu mobil yang menggunakan Paymint dan mobil yang tidak.Untuk memeriksa identitas pemilik mobil yang terdaftar menggunakan sistem, petugas parkir resmi menggunakan perangkat deteksi genggam nirkabel."Akan ada sedikit dampak pada jumlah tiket parkir yang kita keluarkan," kata William Carlson, Direktur Masalah Parkir Kota. "Tapi saya pikir, layanan publik tersebut jauh lebih penting," tambahnya.
(wsh/)