BERITA TERBARU
Selasa, 20 Feb 2018 17:00 WIB

Fitur Anyar Loket Mudahkan Membuat dan Atur Acara

Adi Fida Rahman - detikInet
Loket. Foto: Adi Fida Rahman/detikinet Loket. Foto: Adi Fida Rahman/detikinet
Jakarta - Sejak diakuisisi Go-Jek, langkah startup Loket semakin gesit. Satu buktinya, mereka baru saja menghadirkan fitur baru yang bakal memudahkan orang membuat acara.

Berbincang dengan detikINET, VP Marketing Loket Mohammad Ario Adimas mengatakan beberapa event creator atau event organizer terkadang ingin menggunakan layanan mereka, namun urung karena banyak kendala. Mulai dari minimum charge hingga jangkauan lantaran resource Loket yang belum begitu besar.

"Jadilah dulu kita kerap prioritaskan klien yang udah duluan," kenang pria yang kerap disapa Dimas ini.

Padahal Loket melihat bisnis event itu tidak akan pernah mati. Meski saat ini digital makin masif, event tetap ada karena kita harus sering bertemu. Mereka pun meyakini platform mereka bisa menjembatani online ke offile.

Menyadari semua masalah, Loket lantas coba berbenah. Mereka menambah resource agar platform yang mereka punyai bisa dipakai semua orang.

"Agak sedikit kurang adil jika teknologi ini hanya bisa dinikmati oleh perusahaan gede, padahal platform ini bisa banget dipakai oleh banyak orang," kata Dimas.

Kini platform Loket sudah siap untuk digunakan oleh siapapun untuk membuat acaranya, baik skala kecil atau besar, gratis maupun berbayar. Mereka cukup membuat lewat laman Loket, masukan semua informasi terkait acara. Selanjutnya Loket akan memberikan widget event dan akan mengoneksikan dengan sistem payment gateway yang dimilikinya.

Fitur Baru Loket Mudahkan Membuat dan Atur AcaraArio Dimas. Foto: Adi Fida Rahman/detikinet


"Karena sistemnya self service service jadi bisa dipakai oleh siapa saja dan event apa saja. Mau ibu-ibu arisan, reuni anak sekolah sampai brand raksasa yang ingin mengatur acaranya sendiri," jelas Dimas.

"Loket akan memberikan page widget di mana orang-orang bisa melihat judul, deskripsi, lokasi dan waktu, reservasi hingga beli tiket," imbuhnya.

Kompetitor

Dikatakan Dimas, platform pembuatan event ini belum begitu banyak yang berhasil. Kendati begitu ada dua kompetitor yang jadi dilihat Loket, yakni Eventbrite dan Meetup.com.

Menghadapi dua pesaingnya itu, Loket cukup pede mengaku lebih unggul. Pasalnya ada sejumlah poin yang diklaim tidak dimiliki kompetitornya.

Pertama, Loket mengklaim platform event lokal pertama. Sebagai pemain lokal, mereka mengaku lebih mengerti pasar di Indonesia. Kedua mereka memiliki dukungan local payment gateway.

"Payment gateway itu sebenarnya jadi problem karena banyak orang yang akhirnya tidak jadi memakainya. Kami punya dukungan local payment gateway jadi akan lebih memudahkan," ungkap Dimas.

Poin ketiga adalah distribusi. Ketika orang membuat event di Loket, mereka tidak perlu copy paste link untuk menyebarkan ke media sosia. Pihak loket punya program distribusi sendiri. Alhasil event yang dibuat berpotensi muncul di partner Loket.

"Kenapa berpotensi, karena masih bisa ditolak oleh si pemilik channel karena tidak sesuai dengan mereka," ungkap pria berdarah Palembang ini.

Fitur baru Loket ini sendiri akan bisa dinikmati akhir kuartal pertama 2018. (afr/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed