Demikian dikatakan pengusaha pemilik CT Corp, Chairul Tanjung. Berbicara di ajang Creativepreneur Corner 2018 di Surabaya, CT memprediksi 10 tahun lagi perkembangan teknologi robot membuat banyak pekerjaan manusia tergantikan.
Contohnya saja di pabrik otomotif. Upah tenaga kerja yang makin tinggi, membuat perusahaan kendaraan di masa depan, kemungkinan lebih banyak menggunakan teknologi robotika.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: detikINET/Fino Yurio Kristo |
Maka mungkin, hanya SDM berkualitas yang dapat bertahan. Pasalnya perkembangan robot membuat perusahaan hanya butuh semakin sedikit SDM dibandingkan di masa silam.
Perkembangan teknologi memang sedang jadi bahasan para kepala negara maupun perusahaan. Contohnya di ajang World Economic Forum baru-baru ini di Davos, Swiss.
"Kepala negara dan perusahaan mengkritik perusahaan teknologi. Perusahaan teknologi dianggap mengganggu kehidupan pada umumnya. Khususnya tenaga kerja," papar CT.
Selain maraknya otomasi yang mendayagunakan robot atau Artificial Intelligence, juga isu lain seperti penghindaran pajak. Hal ini terus menjadi dilema tersendiri.
Foto: detikINET/Fino Yurio Kristo |
"Maka kualitas SDM menjadi lebih penting. Sekarang sudah penting, ke depan menjadi lebih penting lagi, " katanya.
Selain CT, ajang Creativepreneur Corner 2018 di Surabaya menampilkan para pembicara top seperti Walikota Surabaya Tri Rismaharini, komika Raditya Dika, pendiri 8wood Alice Norin, penyanyi Vidi Aldiano, dan Chef Andrian Ishak.
Kemudian ada pendiri Markobar Gibran Rakabuming, CEO Layaria Dennis Adishawara, Prasetyo Andy Wicaksono selaku pendiri Code of Indonesia, dan CEO Kibar Yansen Kamto sebagai moderator. (rou/rou)
Foto: detikINET/Fino Yurio Kristo
Foto: detikINET/Fino Yurio Kristo