Kamis, 21 Des 2017 20:20 WIB

Kaleidoskop

Jokowi Paling Banyak Jadi Sasaran Petisi Online

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Fikri Hidayat Foto: Fikri Hidayat
Jakarta - Internet dan media sosial mulai sering dimanfaatkan untuk menggerakan suatu perubahan, khususnya melalui petisi online. Sepanjang 2017 ini saja ada ratusan ribu petisi online yang beredar, di mana salah satu tokoh yang paling sering kena petisi tersebut adalah Presiden Joko Widodo.

Angka itu bersumber dari platform petisi online Change.org. Menurut Dhenok Pratiwi, Campaigns Associate Change.org Indonesia, tercatat ada 550 ribu warga yang memenangkan petisi di situsnya, lebih tinggi dibandingkan 2016 lalu dengan jumlah petisi sekitar 330 ribu.

"Jadi, meningkat banget (petisi yang menang). Kita memang prioritaskan membantu lebih banyak orang buat kampanye agar dampaknya lebih besar lagi, sehingga kita bisa mencapai banyak kemenangan tahun ini," kata Dhenok Pratiwi, Campaigns Associate Change.org Indonesia di Jakarta, Kamis, (21/12/2017).

Dhenok menjelaskan secara total petisi online masuk di Change.org jumlahnya sangat banyak. Namun, angka kemenangan petisi itu pada tahun ini berdasarkan kurasi pihaknya dalam mendukung suatu kasus.

"Jumlah yang melakukan petisi, banyak banget karena setiap orang bisa membuat petisi, banyak petisi yang jokes gitu. Akan susah untuk kita kurasi satu per satu, kalau kita kurasi kita mengurangi unsur keterbukaan. Yang kita kurasi itu yang kita dukung, misalnya mempromosikan ke media, medsos, sampai advokasi lebih lanjut," tuturnya.

Jokowi Paling Banyak Jadi Sasaran Petisi OnlineFoto: Agus Tri Haryanto/detikINET



Lebih rinci soal kategori yang paling dilakukan petisi di Change.org, Dhenok memaparkan bahwa sepanjang 2017 yang berkaitan Hak Asasi Manusia (HAM) paling unggul mencapai 529.435 petisi.

Lalu dibelakangnya ada yang bersinggungan soal Hak Konsumen 315.060 petisi, Perlindungan Hewan, 227.744 petisi, Anti Korupsi 210.970 petisi, dan Lingkungan 118.619 petisi.

Sementara isu yang paling sering muncul, menyangkut transportasi online ada 18 petisi, KPK enam petisi, dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) empat petisi. "Petisi ini telah ditandatangani di atas 1.000 tandatangan," sebut Dhenok.

Untuk sasaran petisi online, Presiden Joko Widodo paling banyak dialamatkan sampai 59 petisi pada tahun ini. Kemudian, diikuti Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar dengan 14 petisi, Perusahaan 12 petisi, DPR 10 petisi, dan Kepolisian sembilan petisi. (rou/rou)


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed