Minggu, 12 Nov 2017 07:48 WIB

Keliling AS, Zuckerberg Sedih Lihat Kenyataan Ini

Fino Yurio Kristo - detikInet
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Pendiri dan CEO Facebook, Mark Zuckerberg, berkeliling Amerika Serikat sebagai salah satu resolusinya di tahun 2017. Ada kenyataan menyedihkan yang didengarnya selama perjalanan, terkait maraknya kasus narkoba.

"Sungguh menyedihkan," sebutnya, bahwa ada sekitar 64 ribu orang di AS meninggal dunia akibat overdosis narkoba pada tahun 2016 lalu. Itu memang angka yang sangat besar.

"Lebih dari jumlah orang mati karena AIDS di masa puncak epidemi itu. Lebih dari jumlah orang Amerika tewas di Perang Vietnam. Lebih banyak dari kombinasi orang meninggal karena kecelakaan dan kekerasan senjata api dan tumbuh terus," papar dia dikutip detikINET dari Guardian.

Zuck berkisah ia menyaksikan sendiri bagaimana orang berjuang mengatasi kecanduan heroin di wilayah Ohio. Adiksi semacam itu menurutnya bisa menurunkan jumlah tenaga kerja karena banyak yang hidupnya gagal terpapar narkoba.

Banyaknya permasalahan seperti narkoba menurut Zuck bukan semata tanggung jawab pemerintah. Namun juga butuh peran dan dukungan aktif dari masyarakat.

Melalui yayasannya, Chan Zuckerberg Inititative, Zuck mempunyai tujuan mengenyahkan beragam penyakit di masa depan. Namun tidak jelas apakah program di yayasan itu termasuk penanggulangan narkoba.

Zuck sejauh ini sudah mengunjungi 30 negara bagian AS. Beberapa pihak menduga ia ingin lebih populer dan mengincar kursi presiden AS meskipun bapak dua anak itu membantahnya. (fyk/afr)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Masih Sulit Bawa Manusia Terbang ke Mars

    'Masih Sulit Bawa Manusia Terbang ke Mars'

    Senin, 18 Jun 2018 21:35 WIB
    Space Launch System NASA, Rocket SpaceX milik Elon Musk, dan Blue Origin kepunyaan Jeff Bezos, diyakini mantan astronot ini masih sulit bawa manusia ke Mars.
  • Huawei Bantah Ancam Keamanan Australia

    Huawei Bantah Ancam Keamanan Australia

    Senin, 18 Jun 2018 19:59 WIB
    Huawei merilis surat terbuka yang isinya membantah tudingan pemerintah Australia yang menilai jaringan mereka berbahaya bagi keamanan nasional negara itu.
  • Si Kardus Nintendo Labo Laris Manis

    Si Kardus Nintendo Labo Laris Manis

    Senin, 18 Jun 2018 15:35 WIB
    Berbahan dasar kardus, tak sedikit gamer yang mengejek kemunculan Nintendo Labo. Meski demikian, nyatanya aksesoris Nintendo Switch ini laris manis di pasaran.
  • Google Guyur Pesaing Alibaba Rp 7,7 Triliun

    Google Guyur Pesaing Alibaba Rp 7,7 Triliun

    Senin, 18 Jun 2018 14:26 WIB
    Google terus memperkuat cengkraman bisnisnya di China dengan cara mengguyur uang triliunan rupiah di salah satu raksasa e-commerce pesaing terkuat Alibaba.
  • Trafik Data Lebaran Telkomsel Melonjak 109%

    Trafik Data Lebaran Telkomsel Melonjak 109%

    Senin, 18 Jun 2018 13:35 WIB
    Telkomsel mencatat kenaikan trafik layanan data signifikan. Jika dibandingkan periode Lebaran tahun lalu, trafik data operator seluler itu melonjak pesat 109%.
  • Fortnite Ikut Nebeng Semarak Piala Dunia

    Fortnite Ikut Nebeng Semarak Piala Dunia

    Senin, 18 Jun 2018 12:53 WIB
    Setelah update Thanos dari euforia film Avengers Infinity War beberapa waktu lalu, kini game Fortnite juga ikut serta menyemarakkan Piala Dunia 2018.
  • Bill Gates Ternyata Ada Dua Orang

    Bill Gates Ternyata Ada Dua Orang

    Senin, 18 Jun 2018 10:59 WIB
    Hari ini adalah hari ayah di Amerika Serikat. Pendiri Microsoft Bill Gates pun tak ketinggalan mengucapkan selamat hari ayah untuk bapaknya yang ternyata..