Jumat, 27 Okt 2017 18:53 WIB

Keren! Para Pramuka Muda Ini Adu Jago Merakit Robot

Achmad Rouzni Noor II - detikInet
Foto: Lomba Merakit Robot Tingkat Regu Pramuka Penggalang Foto: Lomba Merakit Robot Tingkat Regu Pramuka Penggalang
Jakarta - Lebih dari seratus pramuka penggalang usia 11-15 tahun dari 33 propinsi di Indonesia ikut mewarnai Hari Sumpah Pemuda dengan bertanding adu jago merakit robot.

Anak-anak usia SMP ini berusaha menampilkan karya terbaiknya dalam Kompetisi Merakit Robot pada Lomba Tingkat Regu Pramuka Penggalang Lima (LT-V) di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta Timur.

Dalam keterangan yang diterima detikINET, Jumat (27/10/2017), para peserta putra mengikut perlombaan ini di Aula Ken Dedes. Sedangkan peserta putrinya bertanding di Aula Srikandi.

Koordinator Lomba Bidang Teknologi Tepat Guna, Mohammad Laiyin menjelaskan, lomba ini diikuti dua orang setiap regunya. Jadi, jumlah peserta kompetisi itu sebanyak 132 orang.

"Mereka merakit robot jenis line follower analog atau robot yang dapat mengikuti garis warna hitam atau putih. Perlengkapannya sudah disiapkan panitia, kemudian mereka sendiri yang merakitnya," ujarnya.

Keren! Para Pramuka Muda Ini Adu Jago Merakit RobotFoto: Lomba Merakit Robot Tingkat Regu Pramuka Penggalang


Meski masih kecil, menurut Laiyin, mereka sudah jago merakit robot. Hanya diberi waktu dua jam, robot yang mereka rakit sudah bisa beroperasi dan melenggak-lenggok mengikuti garis yang sudah disiapkan.

"Robot peserta harus bisa mengikuti rute yang dibuat panitia dengan garis. Robotnya harus bisa menghidupkan sensor kanan dan kiri supaya bisa mendeteksi," tambah Andalan Nasional Gerakan Pramuka Urusan Pembinaan Anggota Dewasa itu.

Keren! Para Pramuka Muda Ini Adu Jago Merakit RobotFoto: Lomba Merakit Robot Tingkat Regu Pramuka Penggalang


Lomba Medsos

Pada jam dan di lokasi yang sama, juga diadakan Lomba Membuat Obat Tradisional di Aula Cut Nyak Dien. Lomba ini diikuti tiga orang setiap regunya. Mereka berlomba-lomba menunjukkan kepiawaiannya membuat obat dari bahan-bahan alami, baik tumbuh-tumbuhan maupun buah-buahan.

"Ada 66 jenis obat tradisional khas dari daerah masing-masing. Kita menilai bahan bakunya, tingkat kesulitan proses pembuatan, keunikan, hingga khasiatnya. Kita periksa juga dengan cermat, jangan sampai ada hoaks karena bisa berbahaya sekali," tambah Laiyin.

Selain itu, juga diadakan Lomba Penggunaan Media Sosial. Koordinator lomba, Ibrahim Dwi Rudianto mengungkapkan, lomba ini diikuti dua orang setiap regunya. Mereka diminta untuk membuat perencanaan platform media sosial Blog dan Facebook.

"Kita ingin mereka juga menjadi kantor berita setidaknya di akun media sosial masing-masing. Mereka jadi duta penyebar konten-konten positif. Blog bisa menjadi sarana latihan mereka menulis dan menyampaikan gagasan yang kemudian dibaca banyak orang," terang Ibrahim.

LT-V Gerakan Pramuka diselenggarakan pada 22-28 Oktober 2017 di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta Timur. Kegiatan ini dibuka pada Senin pagi, 23 Oktober 2017 oleh Adhyaksa Dault, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka.

Sebagai informasi, LT-V adalah kegiatan yang sangat dinantikan dan prestisius, karena seleksi peserta yang sangat ketat. Regu yang bisa mengikuti Lomba Tingkat Lima (LT-V) adalah Regu yang menjuarai empat Lomba Tingkat (LT) sebelumnya, yaitu LT-I (tingkat Gugus Depan), LT-II (tingkat Kecamatan), LT-III (tingkat Kota/Kabupaten), dan LT-IV (tingkat Provinsi).

"Jadi, LT-V adalah pertemuan regu penggalang terbaik di Indonesia. Ibarat pertandingan sepakbola, LT-V adalah 'Piala Dunia'-nya Pramuka," tulis keterangan dari kegiatan Pramuka ini. (rou/rou)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed