Selasa, 26 Sep 2017 14:34 WIB

WhatsApp Diblokir Gak Ngaruh Bagi China, Kenapa?

Rachmatunnisa - detikInet
Foto: detikINET/Irna Prihandini Foto: detikINET/Irna Prihandini
Jakarta - Tak ada kesulitan berarti bagi China mengenyahkan WhatsApp dari negaranya. Pasalnya, Negeri Tirai Bambu ini tidak memiliki ketergantungan besar terhadap WhatsApp karena punya aplikasi chat sendiri yang lebih berjaya di negerinya.

WeChat, nama aplikasi chat tersebut, kepopulerannya di China melebihi WhatsApp. Sebagai aplikasi chat nomor satu di China, layanan yang dikembangkan oleh Tencent ini seolah sudah menjadi bagian dari keseharian pengguna smartphone China.

Dikutip detikINET dari berbagai sumber, Selasa (26/9/2017), WeChat dikenal sebagai salah satu aplikasi paling inovatif dan serba guna di dunia. Di China sendiri, WeChat dianggap sebagai aplikasi untuk semua kebutuhan.

Dengan beragamnya layanan yang disediakan WeChat, aplikasi ini tak hanya digunakan warga lokal untuk chat, melainkan juga untuk bermedia sosial, belanja online, bermain game, mengakses berita dan hiburan, sampai melakukan pembayaran non tunai.

WeChat saat ini adalah salah satu aplikasi pesan instant dengan pengguna aktif bulanan terbesar di dunia. Sejak dirilis pada 2011, WeChat kini punya lebih dari 963 juta pengguna aktif setiap bulannya.

Seiring perkembangannya, WeChat merambah berbagai platform, termasuk mengembangkan teknologi virtual reality dan artificial intelligence atau kecerdasan buatan untuk memperkaya pengalaman menggunakan WeChat.

WeChat juga berekspansi ke sejumlah negara, termasuk Indonesia. Di negara lain, pamor WeChat memang tak bersinar seterang di negeri asalnya. Bagi WeChat, hal ini tak masalah. Banyaknya jumlah penduduk China sudah lebih dari cukup membuatnya menjadi aplikasi yang diakses banyak orang.

Sisi menarik dari diblokirnya WhatsApp (dan sejumlah layanan lain) di China, meski aplikasi buatannya jago kandang, negara ini memperlihatkan kedaulatannya di ranah teknologi dengan kebijakan proteksi produk lokalnya. Tak asal blokir layanan, China selama ini mampu menghadirkan solusi lokal untuk penggantinya di semua lini.

Saksikan video tentang WhatsApp yang diblokir di China:

[Gambas:Video 20detik]

(rns/fyk)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed