Ketika sudah jadi nanti, perumahan tersebut layaknya sebuah kampung berisi 1.500 rumah. Pembangunan kampung ini merupakan solusi Facebook bagi para pekerja yang harus membayar biaya sewa rumah yang terus naik.
Seperti dikutip dari The Guardian, Minggu (23/7/2017), kawasan San Francisco Bay tidak siap menampung ribuan orang yang bekerja di Silicon Valley. Karyawan harus menempuh perjalanan ke kantor yang cukup jauh, sementara harga hunian terbilang tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini, Facebook sudah mengajukan izin kepada pemerintah setempat untuk membangun perumahan, pusat perbelanjaan dan area publik di sepanjang jalan dari dan menuju kantor pusatnya. CEO Facebook Mark Zuckerberg menyebut area ini sebagai Willow Campus.
"Tujuan kami membangun Willow Campus adalah menciptakan kawasan terintegrasi yang akan menyediakan berbagai layanan, tempat tinggal dan solusi transit sekaligus ruang kantor," kata Vice President Global Facilities di Facebook John Tenanes.
Facebook menyebutkan, perumahan yang dibangunnya ini nantinya akan terbuka bagi siapa saja, tak hanya untuk karyawannya. Rumah-rumah tersebut akan dipatok dengan biaya lebih terjangkau dibanding rata-rata harga rumah di kawasan tersebut. (rns/rns)